1.923 Pekerja di Jatim Kena PHK

    Amaluddin - 08 April 2020 01:06 WIB
    1.923 Pekerja di Jatim Kena PHK
    Ilustrasi: Medcom.id
    Surabaya: Sebanyak 1.923 pekerja dari 29 perusahaan lintas sektor di Jawa Timur terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Sektor usaha terkena dampak melemahnya ekonomi imbas penyebaran covid-19 (korona).

    "Berdasarkan data kami, ada sebanyak 1.923 tenaga kerja di Jatim terkena PHK, lebih kecil dari pekerja yang dirumahkan sebanyak 16.086 orang," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa malam, 7 April 2020.

    Adapun 29 perusahaan itu tersebar di beberapa wilayah Jatim. Di antaranya tiga perusahaan di Gresik, tiga di Lamongan, dua di Kota Blitar, dua di Jombang, satu di Ngawi, satu di Kota Batu, satu di Banyuwangi dan lainnya. Perusahaan tersebut didominasi sektor usaha di bidang pariwisata, seperti perhotelan dan tempat-tempat wisata.

    "Tapi kami masih terus mendata terkait hal ini," kata Khofifah.

    Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak, menambahkan bahwa ribuan pekerja di PHK itu bukan pegawai tetap, melainkan mitra atau hubungan kontrak dengan perusahaan. Menurut Emil, sebagian besar pekerja yang di PHK adalah sopir. 

    "Maka aturan ketenagakerjaan harus memiliki hubungan kontrak dengan tempat kerja. Sampai hari ini banyak yang dirumahkan belum di-PHK," katanya.

    Pemprov, kata Emil, akan memutakhirkan data para pekerja yang terdampak di tengah wabah covid-19 di Jatim. Supaya mereka menjadi prioritas peserta program prakerja dari pemerintah pusat, juga program jaring pengaman sosial (social safety net) Pemprov Jatim.

    "Kami akan tetap laporkan ke Kemenaker, supaya pegawai yang dirumahkan juga bisa menjadi peserta program prakerja dan intensif," jelas Emil.



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id