Kejati Papua Usut Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19

    Roylinus Ratumakin - 29 Juli 2020 12:33 WIB
    Kejati Papua Usut Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19
    ilustrasi Medcom.id
    Jayapura: Kejaksaan Tinggi Papua akan mengerahkan timnya ke setiap daerah untuk meminta laporan penggunaan dana penanganan covid-19. Pihak kejaksaan sudah mendapatkan beberapa laporan terkait  penyalahgunaan dana covid-19 di beberapa daerah, namun hal tersebut perlu ditegaskan dengan bukti yang kuat.

    "Memang ada beberapa laporan yang kami terima dari beberapa kelompok masyarakat, namun kami harus selektif menelaah laporan itu. Semuanya masih dalam proses," kata Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Nikolaus Kondomo, di Jayapura, Rabu, 29 Juli 2020.

    Baca: Pemkot Bandung Izinkan Salat Id Berjemaah

    Nikolaus segera mendorong pemerintah daerah untuk memberikan laporan penyerapan anggaran yang telah digunakan untuk penanganan covid-19, termasuk bantuan berupa sembilan bahan pokok (Sembako) bagi masyarakat terdampak.

    "Diminta atau tidak, pemerintah daerah (selaku pengguna anggaran) wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban dana covid-19 kepada Kejaksaan atau Kepolisian. Itu perintah Presiden Jokowi," jelasnya.

    Menurutnya terdapat 28 kabupaten dan satu kota di Papua. Kota Jayapura menjadi pusat ibu kota provinsi paling timur Indonesia. Padahal penggunaan dana covid-19 seharusnya sudah disampaikan setiap pemerintah daerah kepada kejaksaan di wilayah masing-masing.

    "Belum ada laporan dari daerah. Saya akan turun langsung ke daerah bersama asisten untuk menanyakan sejauh mana penggunaan anggaran, lebih baik kita melakukan cara preventif daripada represif. Ini hukumannya sangat berat, paling berat hukuman mati," ungkapnya.

    Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Willem Manderi, mengatakan total Rp 130 miliar telah diserap pemerintah untuk penanganan covid-19. Jumlah itu terhitung sejak Maret 2020 lalu.

    "Selama empat bulan berjalan, kami telah mengeluarkan Rp 130 hingga Rp 150 miliar atau 50 persen dari total Rp 312 miliar yang dianggarakan oleh pemerintah," kata Willem.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id