Volume Sampah Masuk di TPA Selopuro Ngawi Mencapai 40 Ton

    Antara - 10 Februari 2020 20:20 WIB
    Volume Sampah Masuk di TPA Selopuro Ngawi Mencapai 40 Ton
    ilustrasi medcom.id/ Muhammad Rizal.
    Ngawi: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngawi, Jawa Timur mencatat volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Selopuro di Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, mencapai 40 ton setiap harinya.

    Kepala Bidang Pengolahan Sampah, Limbah Bahan Berbahaya, dan Beracun (B3) DLH Ngawi, Dwi Rahayu Puspita, mengatakan produksi sampah warga Ngawi terus bertambah tiap tahunnya. 

    "Saat ini dari empat zona aktif yang ada, hanya tinggal satu zona yang aktif yang digunakan," kata Dwi Rahayu Puspita di Ngawi, Senin, 10 Februari 2020.

    Dwi menjelaskan peningkatan produksi sampah disebabkan jumlah penduduk Ngawi yang bertambah seiring dengan perkembangan perekonomian daerah. Kondisi tersebut secara otomatis juga berdampak pada kapasitas atau daya tampung dari TPA Selopuro yang semakin tahun semakin menurun.

    Untuk memperpanjang umur operasional TPA Selopuro, pihaknya terus berupaya melakukan daur ulang terhadap sampah yang masuk. Selain itu pihaknya juga berencana untuk membangun zona baru guna memperluas zona aktif yang akan digunakan menampung sampah.

    "Pada tahun 2021 nanti, Pemkab Ngawi akan mendapat bantuan dari Kementerian PUPR untuk pembangunan TPA Selopuro yang diperkirakan sekitar Rp30 hingga Rp40 miliar," jelas Dwi.





    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id