Pedagang di Makassar Tertipu Modus Gandakan Uang

    Muhammad Syawaluddin - 06 Februari 2020 19:21 WIB
    Pedagang di Makassar Tertipu Modus Gandakan Uang
    Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
    Makassar: Seorang pedagang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Ruhaya, 46, menjadi korban penipuan dengan modus penggandaan uang. Uang sebanyak Rp300 juta raib dibawa lari oleh penipu.

    Ruhaya mengatakan bahwa uang yang raib tersebut disetorkan kepada penipu yang diketahui bernama Nurhidayat. "Saya setor Rp300 juta untuk digandakan," kata Ruhaya di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 6 Februari 2020.

    Ruhaya menceritakan penipuan itu bermula pada awal Desember 2019. Pelaku datang ke lapak jualannya di Pasar Central Makassar dan memperlihatkan cara menggandakan uang.

    Aksi itu membuat Ruhaya tertarik dan menganggap bahwa Nurhidayat bukanlah orang sembarang. Pertemuan antar keduanya terus terjadi hingga Ruhaya benar-benar percaya.

    Kepercayaan itu terus bertambah seiring intensnya pertemuan antar keduanya. Sehingga Ruhaya yakin dan mengikuti persyaratan yang diberikan oleh Nurhidayat untuk menggandakan uang. Puncaknya pada akhir Desember 2019, Ruhaya memberikan uang sebesar Rp300 juta untuk digandakan.

    "Sempat juga khawatir karena teringat kanjeng Dimas. Tapi saya percaya begitu saja, karena saya lihat langsung uang yang saya kasih digandakan," jelas Ruhayat.

    Setelah memegang uang ratusan juta itu, Nurhidayat menitipkan tas, dengan syarat baru bisa dibuka pada 12 Februari 2020 mendatang dan disimpan di tempat yang aman untuk memuluskan proses penggandaan.

    "Dia titip tas dan berpesan agar jangan dibuka sebelum waktunya (12 Februari 2020). Karena, penggandaan akan batal bila dibuka," ungkap Ruhayat.

    Ruhayat baru mengetahui bahwa dirinya kena tipu setelah menghubungi nomor telepon Nurhidayat. Namun, saat itu yang mengangkat adalah polisi dan menginformasikan bahwa Nurhidayat telah ditangkap dalam kasus penipuan.

    Ruhaya pun langsung teringat dengan tas yang dititipkan Nurhidayat. Saat diperiksa tas tersebut hanya berisi lembaran kertas. Dia juga langsung melaporkan aksi penipuan berkedok penggandaan uang itu ke aparat kepolisian.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id