Pemkot Surabaya Intensifkan Rapid Test

    Syaikhul Hadi - 22 Mei 2020 21:42 WIB
    Pemkot Surabaya Intensifkan <i>Rapid Test</i>
    Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser (kanan), mengklarifikasi tudingan penelantaran pasien. (Foto: Istimewa)
    Surabaya: Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Barat, menyebut hingga Kamis, 21 Mei 2020, sebaran kasus terkonfirmasi positif covid-19 di wilayahnya menyentuh angka 1.566. Hal itu lantaran pemkot intensif melakukan deteksi dini covid-19 dengan tes cepat (rapid test).

    "Rapid test yang kita lakukan tidak hanya di satu titik, melainkan di beberapa sudut kota. Ada atau tidaknya PSBB (pembatasan sosial berskala besar), sudah seharusnya dilakukan tes," ujar Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser, Jumat, 22 Mei 2020.

    Dari hasil rapid test, kata Fikser, memudahkan pihaknya memetakan kasus untuk dilakukan tes swab. Dengan demikian, penegakan diagnosis terhadap warga yang reaktif rapid test akan lebih jelas.

    "Jadi kita sering melakukan imbauan. Kalau dibilang semakin banyak (kasus), ya karena kita memang melakukan pemeriksaan secara terbuka. Warga pun punya kesadaran untuk memeriksakan diri secara mandiri," tegasnya.

    Baca juga: Poliklinik RSUD Kota Depok Ditutup Sementara

    Selain itu menurut Fikser, rapid test juga membuat penanganan terhadap orang-orang berisiko maupun yang sudah tertular bisa dilakukan dengan tepat. Misalnya penelusuran kontak mulai dari pihak keluarga hingga kewajiban menjalani isolasi mandiri.

    "Artinya kami lebih pada tindakan pemutusan rantai atau pengungkapan kasus di lapangan," tegasnya. 

    Fikser memastikan akan terus mengintensifkan rapid test untuk mengungkap sebaran kasus yang mungkin belum terekspos. "Tentunya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dan diajukan swab. Supaya kita tahu hasilnya," pungkasnya.

    Per 21 Mei 2020, menurut data yang dikeluarkan Pemprov Jatim, sebaran terkonfirmasi positif di Surabaya mencapai 1.566 orang. Jumlah itu bertambah sebanyak 311 dari hari sebelumnya. Sedangkan angka pasien positif yang dinyatakan sembuh bertambah tiga menjadi 157 orang. 

    Sementara pasien meninggal dunia dari terkonfirmasi positif mencapai 156 orang. Jumlah itu bertambah 10 orang dibanding hari sebelumnya. 




    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id