16 Tenaga Kesehatan RS Wahidin Sudirohusodo Positif Covid-19

    Muhammad Syawaluddin - 22 Mei 2020 12:51 WIB
    16 Tenaga Kesehatan RS Wahidin Sudirohusodo Positif Covid-19
    ilustrasi Medcom.id
    Makassar: Sebanyak 16 tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan menangani pasien terpapar covid-19 dinyatakan positif.

    "Betul, dalam waktu tiga hari sebelumnya staf kami (dokter, perawat, dan naker lainnya) sudah terinfeksi positif," kata Direktur Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Khalid Saleh, di Makassar, Jumat, 22 Mei 2020.

    Baca: Pasien Reaktif Covid-19 di Majalengka Tak Jujur

    Khalid menjelaskan bahwa belasan staf Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo itu mulai dari dokter, perawat, dan lainnya ini terpapar virus korona saat melakukan penanganan terhadap pasien positif virus korona.

    Padahal, saat bertugas semua tenaga kesehatan dan medis di RS Wahidin Sudirohusodo mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap. Namun, virus korona masih bisa masuk dan menyebar ke tenaga kesehatan.

    "Para tenaga medis dan kesehatan saat bertugas selalu mengenakan APD lengkap, tapi masih kena," jelas Khalid.

    Khalid menjelaskan bahwa belasan staf terpapar virus korona itu, saat ini telah menjalani isolasi di hotel yang telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Lainnya memilih untuk isolasi mandiri di rumah.

    Dengan terpaparnya belasan tenaga kesehatan itu, maka akan mempengaruhi sistem rotasi pelayanan pasien di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo. Sehingga, pihaknya sangat membutuhkan adanya penambahan tenaga kesehatan dan medis.

    "Saat ini penambahan tenaga medis masih diperlukan, mengingat jumlah pasien terus bertambah," ungkapnya.

    Kejadian ini harus menjadi perhatian bagi semua kalangan masyarakat. Bahwa siapapun bisa menjadi atau terkena virus korona. Sehingga, dia berharap agar  masyarakat tetap berada di rumah, untuk mengurangi beban para tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam memerangi virus korona.

    Sebab jika kondisi masih seperti saat ini, tenaga medis yang saat ini berjuang merawat pasien virus korona bakal kewalahan. Sehingga, dibutuhkan ketegasan dari pemerintah untuk menekan angka pasien. Karena saat ini banyak kelonggaran dalam penerapan aturan.

    "Kami juga masih membutuhkan APD yang  berkualitas baik, untuk tenaga medis kita yang bertugas," pungkas Khalid.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id