Percepat Pencairan Bansos Tunai, Dirjen PFM Pantau Penyaluran di Jabar

    Rosa Anggreati - 22 Mei 2020 18:51 WIB
    Percepat Pencairan Bansos Tunai, Dirjen PFM Pantau Penyaluran di Jabar
    Di Jawa Barat, dari jumlah pagu penerima BST sebanyak 1.088.054 KPM, hingga saat ini bantuan telah disalurkan kepada 432.316 KPM (Foto:Dok)
    Cirebon: Kementerian Sosial (Kemensos) masih terus menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST). Kali ini, penyaluran BST dilakukan di Jawa Barat (Jabar).

    Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Asep Sasa Purnama bersama Kepala Biro Perencanaan Adhy Karyono mengunjungi berbagai wilayah di Jawa Barat pada Kamis, 21 Mei 2020. 

    Mereka bertandang ke Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Sumedang untuk memantau langsung penyaluran BST bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdampak covid-19.

    Di wilayah Jawa Barat, dari jumlah pagu penerima BST sebanyak 1.088.054 KPM, hingga saat ini bantuan telah disalurkan kepada 432.316 KPM atau 39,73 persen dari total keseluruhan.

    Dalam setiap kunjungannya, Dirjen PFM Asep berkesempatan berdialog bersama Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Sosial, Kepala Kantor Pos, serta para pendamping sosial, dan KPM. 

    Dirjen PFM Sasa bertemu Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra, serta Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Cirebon Iing Daiman.

    Percepat Pencairan Bansos Tunai, Dirjen PFM Pantau Penyaluran di Jabar

    "Bansos tunai ini harus diberikan kepada KPM dengan tetap mengikuti protokol covid-19," kata Dirjen PFM Sasa, dalam siaran persnya.

    Pada kunjungan tersebut, Dirjen PFM Sasa berdiskusi dengan pendamping. Diketahui terdapat sejumlah permasalahan BST yaitu terkait data yang belum sempurna dan belum diperbarui. "Permasalahan tersebut selalu coba diselesaikan agar program berjalan lancar dan KPM menerima haknya," kata Dirjen PFM Sasa.

    Percepat Pencairan Bansos Tunai, Dirjen PFM Pantau Penyaluran di Jabar

    Di sela-sela kunjungannya Dirjen PFM juga menyempatkan diri bertemu salah satu KPM, Budi. Budi merupakan salah satu korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat terdampak covid-19. 

    "Terima kasih karena bantuan ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujar Budi.

    Percepat Pencairan Bansos Tunai, Dirjen PFM Pantau Penyaluran di Jabar

    Sebagai informasi, dalam program BST, KPM berhak mendapatkan bantuan Rp600 ribu per KPM per bulan. Bantuan tersebut akan diberikan selama tiga bulan (April, Mei, Juni 2020). 

    Upaya percepatan penyaluran BST dilakukan melalui kombinasi penyaluran di Kantor Pos, salur di komunitas, di kantor desa, kantor kelurahan dan kantor kecamatan, serta pengantaran langsung kepada KPM.



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id