Permukiman Warga Pantura Brebes Tergenang Rob

    Kuntoro Tayubi - 18 Mei 2020 22:22 WIB
    Permukiman Warga Pantura Brebes Tergenang Rob
    Bupati Idza Priyanti meninjau lokasi rob yang menggenangi pemukiman warga di Desa Randusangan Wetan, Kecamatan Brebes. (Foto: Medcom.id/Kuntoro Tayubi)
    Brebes: Permukiman warga di sepanjang wilayah Kecamatan Losari hingga Kota Brebes, Jawa Tengah, tergenang rob. Banjir yang diakibatkan pasang air laut itu naik melalui sungai Sigeleng dan merendam rumah warga di desa Randusanga Kulon dan Ransudangan Wetan.

    "Rob tidak bisa kita hindari, namun pemerintah selalu mengambil langkah penyelesaian agar rob tidak lagi sampai ke permukiman warga," kata Bupati Brebes Idza Priyanti, Senin, 18 Mei 2020.

    Idza mengatakan segera melakukan penanganan dengan meninggikan jalan. Selanjutnya untuk warga terdampak rob yang berada di pinggir bantaran sungai Sigeleng, akan dipindahkan ke rusunawa yang dibangun Pemkab Brebes.

    "Kita akan koordinasikan dengan dinas terkait tentang penanganan masalah rob ini. Mereka yang terdampak paling parah adalah yang rumahnya berada di lepe-lepe sungai Sigeleng, ke depan akan kami pindahkan ke rusunawa," jelas Idza.

    Baca juga: Salat Id di Kota Tegal Boleh Digelar Berjemaah

    Relokasi masyarakat terdampak rob, kata dia, sesuai Perda Nomor 13 mengenai Kawasan Industri (KI) dan dan Kawasan Peruntukan Industri (KPI), yang tertulis pada Peraturan Presiden Nomor 79 tahun 2019. Kawasan prioritas pembangunan nasional akan dilaksanakan, termasuk pembangunan tanggul.

    "Karena setiap tahunnya, hampir tiga bulan wilayah pesisir Brebes terkena rob. Saat ini kurang lebih 200 KK di Desa Randusanga Kulon dan Randusanga Wetan terdampak. Ini juga termasuk prioritas pemerintah," ujarnya.

    Idza menambahkan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp500 miliar guna pembangunan penahan rob. Pembangunan akan dilaksanakan di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Losari, Tanjung, Bulakamba, Wanasari, dan Brebes.

    Salah satu warga Desa Randusanga Kulon, Kodir yang rumahnya tergenang air rob menjelaskan datangnya rob berkaitan dengan angin timuran yang mendorong air laut masuk ke daratan. Air naik pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB dan mulai surut 21.00 WIB.

    "Kalau angin timuran sudah berhembus, pasti akan datang rob, begitu setiap tahunnya. Saya sekeluarga beserta warga lainnya selalu menguras air yang masuk rumah, bosen sih tapi kami hanya bisa pasrah," katanya.

    Selain menggenangi rumah, rob di wilayah Randusanga juga menggenangi ruas jalan arteri Brebes-Pantai Randusanga. Ketinggiannya sekitar 30 sentimeter.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id