Menengok Sekolah Khusus di Masa Pandemi

    MetroTV - 11 September 2020 11:24 WIB
    Menengok Sekolah Khusus di Masa Pandemi
    Kondisi SKhN 1 Kendari, Sulawesi utara, saat masa pandemi covid-19. Dokumentasi/ Metro Tv
    Kendari: Sejumlah sekolah menerapkan sistem belajar jarak jauh menggunakan media daring dan menerapkan protokol kesehatan akibat pandemi covid-19, termasuk para murid berkebutuhan khusus.

    Hal ini menjadi salah satu tantangan tersendiri untuk para guru terutama di sekolah khusus seperti SKhN 1 Kendari, Sulawesi utara.
     
    "Saat ini di Sekolah Khusus ini ada 106 murid yang terdiri dari tiga jenjang mulai sekolah dasar, menengah dan atas. kemudian dibagi menjadi empat jenis yaitu tuna rungu, tuna grahita, tuna netra dan autis," kata Kepala Sekolah Khusus Negeri 1 Kendari, Sri Mulyati, Jumat, 11 September 2020.

    Baca: Pemkot Bekasi Masih Fokus Penerapan ATHB
     
    Sekolah yang semula berjalan normal perlahan berubah akibat pandemi covid-19. Tak jarang para guru mengalami kesulitan saat akan menyampaikan materi pembelajaran kepada para murid.  
     
    "Di media itu kan selalu menginformasikan masa pandemi harus jaga jarak, harus hati-hati, harus waspada. Nah tapi bagaimana dengan kami yang di SLB? mereka berbeda dari anak-anak pada umumnya," jelas Sri.
     
    Kebijakan pemerintah yang mengharuskan proses belajar mengajar tetap berjalan meski dengan sistem pembelajaran jarak jauh membuat para guru harus memutar otak.
     
    "Anak-anak terutama yang berkebutuhan khusus bisa resisten jika mereka tidak menjalankan terapi. dan mereka bisa saja kembali seperti awal," ungkap Kepala Pusat Pelayanan Autis Sulawesi Utara Nur Haerani.
     
    Menurutnya perlu ada penanganan khusus bagi mereka terlepas dari kebijakan pembelajaran jarak jauh. Setidaknya agar tumbuh kembangnya selalu terpantau.
     
    "Anak berkebutuhan khusus itu adalah anak yang paling setia. Mereka setia dengan para gurunya. Meski terlihat sulit diatur namun mereka bisa diandalkan," ungkapnya.
     
    Kisah mengenai para guru di sekolah berkebutuhan khusus ini dikemas dalam sebuah film dokumenter berjudul Guru Dikepung Pandemi yang akan tayang di program Melihat Indonesia Metro TV pukul 10.30 WIB, Minggu, 13 September 2020.

    (DEN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id