Kemenhub Komitmen Sediakan Transportasi Ramah Disabilitas

    Hendrik Simorangkir - 11 September 2019 20:38 WIB
    Kemenhub Komitmen Sediakan Transportasi Ramah Disabilitas
    Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan pada Kementerian Perhubungan Umiyatun Hayati Triastuti bersama Direktur Operasi dan Pelayanan PT Angkasa Pura II Ituk Herarindri.
    Tangerang: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di jasa layanan transportasi umum baik darat, udara, dan laut, berkomitmen menyediakan transportasi ramah disabilitas.

    Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan, Umiyatun Hayati Triastuti, mengatakan perusahaan atau operator penyedia jasa layanan transportasi yang tidak ikut berkomitmen, akan mendapatkan sanksi. Sanksi yang diberikan bermacam-macam, salah satunya sanksi sosial.

    "Kalau sekarang zamannya tidak cukup hanya bicara jumlah tetapi kualitas yang berkeadilan, karena kita bicara masalah kebutuhan khusus untuk disabilitas. Berarti bicara pembangunan yang berkelanjutan itu, juga harus inklusif," kata Umiyatun di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu, 11 September 2019.

    Umiyatun menjelaskan, jika ada perusahaan atau operator yang tidak melaksanakan komitmen tersebut pihaknya akan mengambil langkah dengan memberikan pembinaan. Namun, ia juga menyadari jika komitmen ini belum seluruhnya tersosialisasi dengan baik. 

    "Tadi disampaikan harapan disabilitas, jangan hanya seremonial tetapi kita wujudkan langkah-langkah nyata. Kita akan tagih nanti dari operator dari teman-teman dalam rencana kedepan, harus mulai memasukan unsur-unsur layanan disabilitas terutama di bidang transportasi," jelasnya.

    Direktur Operasi dan Pelayanan PT Angkasa Pura II Ituk Herarindri, menuturkan Angkasa Pura II sebagai operator 16 bandara di Indonesia akan turut serta mendukung program Kemenhub, apalagi pihaknya juga sudah mempersiapkan program bandara yang ramah disabilitas, dengan customer experience untuk Disabilitas.

    "Terkait rekrutmen pekerja disabilitas di bandara sedang dalam proses, mudah-mudahan nanti kita akan temui para disabilitas yang bekerja di bandara. Rekrutmen pertama untuk posisi Digital Lounge atau Information Desk, dan nanti kami akan koordinasikan kembali dengan Kemenhub," kata Ituk. 

    Ituk menambahkan, dari semua kategori disabilitas pihaknya akan menyesuaikan posisi para disabilitas dalam rekrutmen tersebut.

    "Nanti disesuaikan dengan kebutuhan di perusahaan karena sekarang sedang dalam proses," pungkasnya.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id