Hepatitis A di Depok Diduga Menular dari Makanan

    Antara - 25 November 2019 14:15 WIB
    Hepatitis A di Depok Diduga Menular dari Makanan
    Wabah Hepatitis A di Depok. Foto: ANT/ASPRILLA DWI ADHA
    Jakarta: Praktisi kesehatan menduga sumber penularan Hepatitis A di Kota Depok, Jawa Barat, berasal dari makanan, minuman, dan alat makan yang tercemat. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari F Syam mengatakan dugaan muncul lantaran peningkatan kasus hanya di satu tempat. 

    "Kasus di SMPN 20 Depok, memang masih menunggu hasil penelitian yang dilakukan tetapi saya menduga berasal dari makanan atau minuman yang tercemar," kata Ari, melansir Antara, Senin, 25 November 2019.

    Dia mengatakan infeksi Hepatitis A merupakan infeksi yang endemis di masyarakat Indonesia. Berdasarkan pengalamannya sebagai praktisi kesehatan, menurut dia, jumlah kasus Hepatitis A biasanya meningkat pada akhir musim kemarau dan awal musim hujan.

    Ari mengatakan sampai saat ini keamanan pangan masih menjadi masalah utama. Penjualan makanan di sekolah maupun tempat umum lainnya, menurut dia, kurang memperhatikan kebersihan.

    "Untuk mencuci bekas makan, piring, sendok, hanya dengan menggunakan dua ember dan lap yang dipakai berulang-ulang. Pengawasan harus dilakukan terus menerus dengan melibatkan semua pihak khususnya pihak sekolah dan juga siswa melalui Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)," jelas dia.

    Hepatitis A adalah infeksi organ hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis A. Virus menular melalui makanan dan minuman terkontaminasi serta melalui kontak langsung.

    Gejala infeksi Hepatitis A biasanya demam seperti orang yang mengalami gejala flu, sakit-sakit badan, mual dan kadang muntah, nafsu makan menurun, dan badan terasa lemas. Pasien juga bisa merasakan nyeri di perut kanan atas akibat peradangan liver. Ari mengungkap pasien Hepatitis A biasanya datang sudah dalam keadaan kuning dengan warna urine seperti air teh. 

    Ia menerangkan upaya pencegahan penularan virus Hepatitis A yang terpenting adalah menerapkan pola hidup sehat. Di antaranya makan teratur dan cukup gizi, istirahat cukup, dan banyak mengonsumsi buah dan
    sayur-sayuran.

    "Cuci tangan pakai sabun yang rutin, sebelum dan sesudah makan dan setelah keluar dari toilet, apalagi penyakit ini tertular melalui makanan dan minuman," tandas Ari.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id