Jalur Pendakian Gunung Rinjani Kembali Dibuka

    Antara - 05 November 2019 15:01 WIB
    Jalur Pendakian Gunung Rinjani Kembali Dibuka
    Asap kebakaran di kawasan hutan Pelawangan Senaru Gunung Rinjani membubung ke udara terlihat dari Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, NTB, pada Senin, 20 Oktober 2019. (Foto: ANTARA/Ahmad Subaidi)
    Mataram: Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) kembali membuka jalur pendakian Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, mulai Rabu, 6 November 2019. Aktivitas pendakian Gunung Rinjani sebelumnya sempat dihentikan saat kebakaran hutan sejak 19 Oktober 2019.

    "Pembukaan jalur pendakian berdasarkan kesepakatan bersama berbagai pihak dalam rapat pembahasan hasil survei jalur pendakian pascakebakaran hutan," ujar Kepala BTNGR Dedy Asriady, melansir Antara, Selasa, 5 Oktober 2019.

    Dedy menyebutkan empat jalur pendakian yang resmi dibuka kembali di antaranya pintu pendakian Senari di Kabupaten Lombok Utara, Aik Berik di Kabupaten Lombok Tengah, Sembalun dan Timbanuh di Kabupaten Lombok Timur.

    "Dengan kembali dibukanya empat jalur pendakian tersebut, BTNGR mencabut surat keputusan penutupan semetara jalur pendakian akibat kebakaran kawasan hutan di Taman Nasional Gunung Rinjani yang diterbitkan pada 20 Oktober 2019," jelasnya.

    Kendati telah kembali dibuka, aktivitas pengunjung ke Gunung Rinjani tetap dibatasi hanya sampai Pelawangan. Pendaki dilarang menjangkau Danau Segara Anak dan puncak gunung.

    Larangan itu didasarkan atas hasil survei bahwa jalur pendakian yang aman hanya sampai Pelawangan. Sedangkan jalur menuju danau dan puncak gunung masih dalam kategori berbahaya untuk dikunjungi. 

    Ia menambahkan jalur pendakian menuju Danau Segara Anak dan puncak gunung masih berpotensi longsor sebagai dampak dari gempa bumi pada 2018. 

    "Di jalur Pelawangan Sembalun menuju puncak gunung terdapat tiga titik berbahaya dan ada kondisi longsor sepanjang 20 meter di jalur menuju danau. Begitu juga dengan jalur Danau Segara Anak-Torean, kondisi tanahnya labil," pungkasnya.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id