Tujuh Haji Asal NTB Meninggal di Tanah Suci

    Antara - 03 September 2019 11:13 WIB
    Tujuh Haji Asal NTB Meninggal di Tanah Suci
    ILUSTRASI: Jamaah haji melakukan sujud syukur saat tiba di Tanah Air/ANTARA/Umarul Faruq
    Mataram: Kantor Wilayah Kementerian Agama mencatat jumlah anggota jamaah haji Nusa Tenggara Barat (NTB) yang meninggal mencapai delapan orang. Penyebab meninggalnya delapan haji tersebut juga berbeda-beda, namun Kemenag tidak merinci.

    "Tujuh orang meninggal di tanah suci, Arab Saudi dan satu orang saat tiba di Lombok," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB Nasruddin, Selasa, 2 September 2019.

    Nasruddin menjelaskan bahwa anggota jamaah haji NTB hampir seluruhnya sudah kembali ke Tanah Air. Rombongan haji terakhir yang terdiri atas 442 orang dalam kelompok terbang 11 tiba di NTB pada 1 September.

    Namun masih ada satu anggota jamaah haji yang masih berada di Arab Saudi karena sakit dan harus menjalani perawatan. "Karena masih sakit hingga sekarang belum bisa kembali, namun diupayakan bila sudah sembuh langsung pulang," jelas Nasruddin.

    Mengenai wacana memangkas waktu jamaah tinggal di Arab Saudi selama musim haji demi meminimalkan risiko sakit akibat kelelahan, Nasruddin mengatakan bahwa pemerintah daerah hanya bisa mendukung keputusan dari pemerintah pusat.

    "Ini kan masih dibicarakan dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Agama, hanya saja menjadi kendala ini soal penerbangan terutama di Arab Saudi mengingat daya tampung yang ada, sehingga menjadi perhitungan yang matang mengenai waktu tinggal ini," pungkas Nasruddin. (Syahrum Latupono)



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id