Penembakan Anggota Brimob di Pandeglang Diminta Menjadi Pelajaran

    Kautsar Widya Prabowo - 15 Desember 2019 04:32 WIB
    Penembakan Anggota Brimob di Pandeglang Diminta Menjadi Pelajaran
    Ilustrasi: Medcom.id
    Lebak: Anggota DPR Fraksi Demokrat Rizki Aulia Rahman menyebut penembakan anggota Brimob Bharaka Saiful Muhdori oleh teroris Muhajidin Indonesia Timur (MIT) harus menjadi refleksi kepolisian. Korps Bhayangkara diminta terus aktif mencegah aksi teror.

    "Saya mengajak kepada semua elemen baik pemerintah di semua tingkatkan dan masyarakat melihat kejadian ini sebagai rujukan dan refleksi," ujar Rizki, seperti melansir Antara, Sabtu, 14 Desember 2019. 

    Rizki mengecam keras perbuatan keji dan terkutuk tersebut. Terlebih, korban yang merupakan anggota Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah dari Satgas Tinombala itu baru saja melaksanakan salat Jumat.

    Ia menegaskan, Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan, apalagi membunuh kepada orang yang tak berdosa. Ia berharap pelaku yang berjumlah lima orang dapat segera tertangkap dan dihukum sesuai perbuatanya.

    "Kami menyampaikan duka mendalam kepada anggota Brimob Polri warga Nagrog Kaduhejo Pandeglang," imbuhnya.

    Sebelumnya, pada Jumat, 13 Desember lalu, lima orang anggota kelompok teroris MIT menyerang anggota Brimob dan warga di Desa Salubanga, Parigi Mautong, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 12.30 Wita. Lokasi itu hanya berjarak 50 meter dari Pos Sekar Alfa 16 dan setelah menyerang, lima pelaku kabur.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id