Gubernur Banten Buka Resep Masuk Zona Kuning Covid-19

    Hendrik Simorangkir - 09 Juli 2020 22:08 WIB
    Gubernur Banten Buka Resep Masuk Zona Kuning Covid-19
    Ilustrasi. Medcom.id
    Tangerang: Provinsi Banten telah berubah status menjadi zona kuning penyebaran covid-19. Gubernur Banten, Wahidin Halim, mengungkap resep keberhasilan keluar dari 10 besar peringkat nasional angka penyebaran virus korona.

    "Resepnya kita enggak banyak omong. Kita langsung kerja," ujarnya, Kamis, 9 Juli 2020.  

    Wahidin menerangkan, pada awal pandemi covid-19, wilayahnya langsung berada di urutan ke dua dengan kasus tertinggi. Pihaknya segera berbenah dalam menghadapi pandemi ini.

    "Kita pun langsung mempersiapkan diri. Mulanya dari paramedis hingga kita dapat didukung oleh 130 rumah sakit," terangnya.

    Baca: Tim Patroli Covid-19 di Semarang Digeser ke Area Industri

    Dia mengeklaim, pihaknya selalu transparan terkait perkembangan data covid-19. Pihaknya selalu memberikan informasi, jika warganya terjangkit covid-19.

    "Saya lah yang pertama kali mengumumkan ada warga Banten yang positif covid-19. Dan saya juga yang mengampanyekan menggunakan masker," jelasnya. 

    Wahidin menambahkan, hal itu dapat membantu pola kerja dalam penanganan pandemi. Selain itu, di zona merah segera disiapkan rumah sakit rujukan untuk covid-19.

    "Seperti Griya Anabatic di Kabupaten Tangerang, Rumah Singgah Covid-19 Tangsel dan RSUD Kota Tangerang," katanya.

    Wahidin mengapresiasikan para medis yang telah menjadi garda terdepan menangani covid-19. Ia memberikan insentif tiga kali lipat dan menempatkannya di lokasi yang nyaman. 

    "Saya juga apresiasi kepada TNI-Polri sudah berupaya kerja keras. PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) juga terus diterapkan. Dan hasilnya pun efektif dalam menekan covid-19. Juga dilakukan rapid test serta swab secara agresif serta melakukan tracing terhadap masyarakat luas," jelasnya.

    Dia mengingatkan, masyarakat yang sudah beraktivitas di luar rumah tetap mempertahankan protokol kesehatan dalam kehidupan kesehariannya. Sementara itu, warga yang rentan tertular covid-19 disarankan tetap di rumah.

    "Dinas Kesehatan untuk tetap melakukan penelusuran kontak masif pada kasus positif, ODP maupun PDP dengan swab PCR. Saya ingin covid-19 ini hingga ke titik nol, sampai titik yang aman dan tidak ada lagi penularan di Banten," tutupnya.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id