Korban banjir di Gorontalo Masih Bertahan di Pengungsian

    Antara - 04 Juli 2020 12:56 WIB
    Korban banjir di Gorontalo Masih Bertahan di Pengungsian
    Pengungsi di Gedung Bele Li Mbui, Kota Gorontalo sedang sarapan, Sabtu, 4 Juli 2020. (Antara/Debby Mano)
    Gorontalo: Sejumlah warga korban banjir bandang di Kota Gorontalo masih bertahan di beberapa titik pengungsian hingga Sabtu siang, 4 Juli 2020. Salah seorang pengungsi warga Kelurahan Bugis, Martin, mengatakan air belum sepenuhnya surut di daerah rumahnya.

    "Air di rumah kami mulai turun, tapi masih tergenang. Hanya suami saya yang pergi menengok rumah, sementara kami masih tetap di pengungsian," kata Martin di Gedung Bele Li Mbui, Gorontalo.

    Baca: Ratusan Rumah di Gorontalo Utara Terendam Banjir

    Martin mengaku bertahan di pengungsian akan lebih baik karena ia dan keluarganya bisa mendapatkan makanan dari dapur umum. "Yang sulit di sini air minum kurang. Juga selimut. Kalau pakaian cukup, karena kami masih sempat bawa dari rumah. Makanan juga tersedia," ungkapnya.

    Sementara Kepala BPBD Provinsi Gorontalo, Sumarwoto, mengakui pihaknya kewalahan memasok seluruh kebutuhan pengungsi. Menurut dia fokus pemerintah daerah saat ini adalah penanganan pengungsi, terutama dalam hal ketersediaan makanan, minuman, dan obat-obatan.

    "Hanya ada tiga dapur umum di Kota Gorontalo, yang harus memasok makanan siap saji kepada sekitar 9.415 orang pengungsi. Kami berupaya untuk memenuhinya," ungkap Sumarwoto.

    Menurutnya banjir merendam Kota Gorontalo yang meliputi empat kecamatan yakni Hulondalangi, Kota Selatan, Kota Timur, dan Kota barat.
    Di kabupaten Boalemo, dilaporkan banjir merendam dua kecamatan yakni Dulupi dan Tilamuta.

    Banjir juga merendam empat kecamatan di Bone Bolango yakni Suwawa Timur, Suwawa, Suwawa Selatan dan Botupingge.

    "Belum semua kabupaten terdampak melaporkan data-datanya, sehingga semua kerugian dan jumlah korban banjir belum bisa kami hitung dengan pasti," tambah Sumarwoto.

    Sebelumnya banjir bandang juga menerjang Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango pada 11 Juni 2020, serta berdampak di 43 desa dan kelurahan.

    (DEN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id