Orang Tua Akseyna Dikirimi Petunjuk dari Warganet

    Ahmad Mustaqim - 12 Februari 2020 13:21 WIB
    Orang Tua Akseyna Dikirimi Petunjuk dari Warganet
    Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
    Sleman: Ayah Akseyna Ahad Dori, Kolonel Sus Mardoto mengaku mendapat kiriman gambar dari warganet. Gambar tersebut menunjukan dua orang yang berada di sekitar danau sebelum jenazah Akseyna ditemukan.

    Mardoto mengatakan jika dirinya membuka keran informasi kepada warganet melalui media sosial Facebook yang mengatahui petunjuk kematian anaknya.
     
    "Kami lewat media sosial menyatakan menerima informasi dari siapapun yang bisa membantu untuk pengungkapan kasus ini. Ternyata ada di antara yang membaca imbauan saya mengirimkan foto," kata Mardoto melalui sambungan telepon, Rabu, 12 Februari 2020. 

    Mardoto mengatakan foto itu ditangkap warganet pada 24 Maret 2015. Sementara jenazah Akseyna ditemukan pada 26 Maret 2015. 

    "Cuma foto itu masuk waktu dan TKP-nya karena ada di pinggir danau. Apakah signifikan atau tidak, ini yang masih kita dalami," jelas Mardoto.

    Menurut Mardoto resolusi gambar dari warganet tersebut tidak cukup bagus. Saat diperbesar, kondisi gambar menjadi blur atau pecah. "Ini karena (foto) diambil dari jarak jauh. Diambil dari perpustakaan, beberapa meter kira-kira dari danau. Kalau diperbesar pecah, kelihatan kalau agak sulit tapi kami masih berusaha," ungkap Mardoto.

    Menurut Mardoto ada dua sosok laki-laki. Untuk memastikan keabsahan foto tersebut, Mardoto juga mengaku sudah bertemu dengan warganet yang mengirimkan foto. 

    "(Foto) belum saya kasihkan ke kepolisian. Masih kita dalami. Belum yakin ada signifikansinya atau enggak," beber Mardoto.

    Mardoto berharap kasus dugaan pembunuhan anaknya segera terungkap. Apalagi kasus itu bakal memasuki tahun ke lima pada bulan depan, ia menegaskan siap jika kembali diminta bantuan oleh kepolisian. 

    "Upaya kepolisian sudah banyak. Dengan caranya, sumber daya manusia, dan teknologinya. Dengan TKP seputar kampus saja, pandangan dari keluarga saya sebenarnya (pengungkapan kasus) tidak sulit. Tapi mengapa kok begitu lama. Tapi intinya harapannya segera terungkap," pungkas Mardoto.





    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id