Aplikasi Kitab Suci Aceh di Google Diprotes

    Fajri Fatmawati - 31 Mei 2020 11:43 WIB
    Aplikasi Kitab Suci Aceh di Google Diprotes
    Ilustrasi Google
    Banda Aceh:  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh mengirimkan surat protes kepada Google Indonesia terkait keberadaan aplikasi 'Kitab Suci Aceh' di Google Play Store. Aplikasi ini dianggap provokatif dan telah meresahkan masyarakat Aceh. 

    Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melalui surat bertanggal 30 Mei 2020, menyampaikan keberatan dan protes keras kepada Managing Director Google Indonesia di Jakarta. Aplikasi Kitab Suci Aceh di Google Play Store yang dipelopori oleh Organisasi Kitab Suci Nusantara (kitabsucinusantara.org).

    "Karena itu, kami atas nama Pemerintah dan masyarakat Aceh menyatakan keberatan dan protes keras terhadap aplikasi tersebut," kata Nova, Minggu, 31 Mei 2020.

    Adapun poin-poin keberatan yang disampaikan Nova yakni, penamaan aplikasi yang tidak lazim secara bahasa. Nama 'Kitab Suci Aceh' menunjukkan bahwa kitab suci tersebut hanya milik masyarakat Aceh. Padahal lazimnya sebuah kitab suci adalah milik umat beragama tanpa batas kesukuan dan etnis.

    "Sehingga nama aplikasi seolah-olah menggambarkan bahwa mayoritas masyarakat Aceh adalah penganut kitab suci yang ada dalam aplikasi tersebut. Padahal kitab suci mayoritas masyarakat Aceh adalah Al-Quran," ujarnya.

    Selanjutnya, peluncuran aplikasi tersebut dinilai sangat provokatif. Oleh karena itu aplikasi Kitab Suci berbahasa Aceh selain Al-Quran pada Google Play Store dapat dipahami sebagai upaya mendiskreditkan masyarakat Aceh.

    "Ini pendangkalan aqidah dan penyebaran agama selain Islam kepada masyarakat Aceh," tutur Nova.

    Selain itu, aplikasi tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Aceh yang berdampak kepada kekacauan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan dan dapat menimbulkan konflik horizontal.

    "Atas nama pemerintah dan masyarakat Aceh meminta kepada pihak Google untuk segera menutup aplikasi tersebut secara permanen," jelasnya.


    (WHS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id