Upacara Melasti di Magelang Berlangsung Sederhana

    Antara - 22 Maret 2020 15:09 WIB
    Upacara Melasti di Magelang Berlangsung Sederhana
    Perwakilan umat Hindu Kabupaten/Kota Magelang mengambil air suci dalam upacara Melasti di di sumber mata air Tuk Mas di Desa Lebak, Grabag, Kabupaten Magelang. (Foto: ANTARA/Heru Suyitno)
    Magelang: Upacara Melasti di sumber mata air Tuk Mas di Desa Lebak, Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu, 22 Maret 2020, berlangsung sederhana tanpa melibatkan banyak umat Hindu seperti tahun-tahun sebelumnya.

    Klian Banjar masyarakat Hindu di Kabupaten/Kota Magelang Wayan Satra mengatakan, prosesi Melasti berbeda dengan tahun-tahun lalu karena mengikuti imbauan pemerintah untuk seminimal mungkin mengumpulkan masyarakat dalam melakukan ibadah.

    "Berkaitan dengan merebaknya virus korona upacara Melasti dilakukan sederhana namun tidak mengurangi makna pemelastian hari ini," kata Wayan Satra, melansir Antara.

    Proses pengambilan air suci di sumber mata air Tuk Mas kali ini hanya diikuti perwakilan umat Hindu sebanyak tujuh orang dan tanpa iringan gamelan Bali.

    Baca juga: Ganjar Pranowo Lobi Pemerintah Pusat Gelar Tawur Agung di Prambanan

    Prosesi pengambilan air suci dalam upacara Melasti yang dipimpin Mangku Surono tersebut, perwakilan umat Hindu langsung menuju ke sumber air suci di bagian atas tanpa proses doa bersama di halaman sumber air Tuk Mas.

    Menurut Wayan Satra, Melasti dilakukan dengan tujuan menetralisasi kekuatan jahat maupun bersifat baik harus seimbang. Mengingat umat manusia saat ini sedang mengalami cobaan hidup dengan wabah kasus virus korona.

    "Sebagai umat Hindu ikut menetralisasi kekuatan-kekuatan yang akan mengganggu kehidupan masyarakat, khususnya di Kabupaten/Kota Magelang dan secara umum di Indonesia," ungkapnyA.

    Sementara itu, Mangku Surono menambahkan, tirta dari sumber air Tuk Mas nantinya untuk prasarana penyucian di lingkungan Pura Wira Buwana kompleks Akademi Militer Magelang dan semua sarana yang dipakai saat upacara Tawuragung.

    "Melalui kegiatan ini semua kembali, roh-roh jahat kembali ke tempatnya dan tidak mengganggu dan kita diberi kekuatan untuk hidup damai dan rukun," pungkasnya.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id