comscore

Kota Bogor Terapkan Satu Kelurahan Satu Mosam Atasi Tumpukan Sampah

Antara - 20 Oktober 2021 06:18 WIB
Kota Bogor Terapkan Satu Kelurahan Satu <i>Mosam</i> Atasi Tumpukan Sampah
Wali Kota Bogor Bima Arya saat mencoba mengendarai gerobak bermotor pengangkut sampah atau motor sampah (Mosam) yang akan dibagikan ke setiap kelurahan. (ANTARA/Linna Susanti)
Bogor: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Jawa Barat, membeli 68 unit gerobak bermotor pengangkut sampah (mosam) bagi wilayah yang tidak terjangkau truk untuk menghindari penumpukan sampah di satu titik yang bisa menyebabkan banjir. Terlebih saat ini Kota Bogor sedang mengalami potensi cuaca ekstrem.
 
"Tahun ini kami mengalokasikan masing-masing kelurahan satu Mosam," ujar Kepala DLH Kota Bogor, Deni Wismanto, di Balai Kota Bogor, Selasa, 19 Oktober 2021.
 
Deni mengatakan pembelian mosam dianggarkan melalui APBD Kota Bogor karena keterbatasan sarana prasarana di wilayah masih menjadi kendala dalam pengumpulan sampah.
 
Wali Kota Bogor Bima Arya sempat mengingatkan potensi cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi dapat membuat tumpukan sampah menjadi alasan banjir.

Ia mewanti-wanti lurah, camat, kepala dinas, dan organisasi perangkat daerah (OPD) mengantisipasi sejumlah bencana yang mungkin terjadi saat cuaca ekstrem, termasuk kepedulian terhadap tumpukan sampah.
Baca juga: Tagih Utang Rp50 Juta, Janda di Surabaya Justru Didugat Balik Rp500 Juta

Oleh karena itu, mosam yang masih kokoh, kata Deni, sangat dibutuhkan petugas di wilayah dalam mengangkut dan kemudian mengumpulkan sampah ke TPS atau diolah di TPS 3R.
 
"RW yang membutuhkan mosam bisa bergantian pakai mosam, teknisnya akan diatur kelurahan. Insyaallah minggu depan mosam sudah kami distribusikan serentak ke kantor kelurahan," ujar Deni.
 
Sementara itu, salah satu camat, yakni Camat Bogor Selatan Hidayatulloh mengatakan, pihaknya mengapresiasi bantuan hibah motor sampah dari DLH ke 68 kelurahan se-Kota Bogor.
 
Dia mengatakan mosam beroda tiga ini menjadi moda penting sebagai upaya untuk mengangkut dan mengurai sampah di wilayah yang tidak bisa dilalui roda empat.
 
Kendaraan sampah tersebut akan diparkir di kantor kelurahan ini bisa digunakan semua RW di satu kelurahan sehingga diharapkan ke depan wilayah bisa terbebas dari tumpukan sampah.

“Tadi baru simbolis penyerahan dari Wali Kota ke Camat. Kalau sudah ada di kelurahan bisa langsung dimanfaatkan warga mengangkut sampah,” katanya.

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id