Nelayan Ditemukan Terdampar di Perairan Desa Haya Maluku

    Antara - 20 Juli 2021 15:04 WIB
    Nelayan Ditemukan Terdampar di Perairan Desa Haya Maluku
    Seorang nelayan asal Pulau Nusalaut ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan di perairan Desa Haya, (Pulau Seram) Kabupaten Maluku Tengah. (20/7) (daniel leonard)



    Ambon: Tim SAR akhirnya menemukan Dominggus Siaila (55), seorang nelayan asal Desa Titawai, yang terdampar di perairan Desa Haya (Pulau Seram), Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Maluku. Satu orang lagi masih dalam pencarian. 

    "Meskipun dalam kondisi lemas, korban ditemukan selamat oleh nelayan di Desa Haya," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Mustari di Ambon, Selasa, 20 Juli 2021. 

     



    Ditemukannya korban oleh nelayan Desa Haya tersebut setelah Kantor Basarnas Ambon menerima informasi dari keluarga korban bernama Teis Sialia.

    Menurut Mustari, awalnya regu penyelamat yang melakukan operasi SAR hari kedua sejak pukul 07.30 WIT dengan menyisir perairan ke arah barat dan barat daya hingga pukul 13.00 WIT. Namun belum membuahkan hasil.

    Pencarian dilanjutkan kembali hingga pukul 14.33 WIT dan tim mendapat informasi dari keluarga korban jika Dominggus telah ditemukan nelayan.

    "Korban ditemukan sekitar pukul 12.26 WIT, sekitar 10 NM di perairan laut Haya dan dievakuasi ke Dusun Sapulesi, Negeri Tehoru, (Malteng) dalam keadaan selamat," terang Mustari. 

    Mustari menambahkan, tim SAR saat ini juga masih melakukan pencarian terhadap Damra Litiloly yang dilaporkan hilang sejak 17 Juli 2021.

    Nelayan tersebut awalnya menuju arah rumpon di sekitar perairan Desa Wailihang pada tanggal 17 Juli 2021 sekitar pukul 15.00 WIT. Namun sampai saat ini belum diketahui nasibnya.

    Baca: SAR Pontianak Temukan 21 Korban Meninggal Akibat Kapal Tenggelam di Perairan Kalbar

    "Di Hari Raya Iduladha ini tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap pria 65 tahun tersebut dengan menggunakan RIB 03 mulai pukul 09.30 WIT, tim bertolak menuju LKK sesuai dengan rencana operasi pencarian hari kedua," beber Mustari.

    Pencarian dilakukan dengan dua kapal. "Dengan ketinggian gelombang 1,5 meter sejak pagi hari ini, diharapkan tim SAR gabungan mendapatkan hasil yang maksimal, sehingga korban dapat diketemukan dan dievakuasi," harap Mustari. 


    (SYN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id