Korban Tewas dalam Aksi Berujung Ricuh di Cirebon Hoaks

    Ahmad Rofahan - 09 Oktober 2020 14:40 WIB
    Korban Tewas dalam Aksi Berujung Ricuh di Cirebon Hoaks
    Kapolres Cirebon Kota, AKBP Syamsul Huda. (Foto: Medcom.id/Rofahan)
    Cirebon: Kapolres Cirebon Kota AKBP Syamsul Huda memastikan informasi adanya korban tewas dalam aksi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja di Cirebon, Jawa Barat, hoaks.

    "Kalau korban luka memang ada, tapi kalau meninggal tidak ada," kata Syamsul, Jumat, 9 Oktober 2020.

    Syamsul menyebutkan ada empat orang anggotanya yang terluka karena terkena lemparan batu. Namun sudah ditangani.

    Sedangkan dari massa pedemo, pihaknya belum mendapatkan informasi dari pihak rumah sakit, apakah ada yang sampai diberikan tindakan medis.

    Baca juga: DPRD Kabupaten Bogor Surati DPR Minta UU Ciptaker Dicabut

    "Nanti kita cek ke rumah sakit sekitar, apakah ada yang dibawa ke rumah sakit," ujar dia.

    Untuk pedemo yang diamankan oleh pihak kepolisian, juga dipastikan dalam keadaan sehat. Menurut Syamsul, dirinya sempat berdialog langsung dengan para pedemo tersebut.

    Selain petugas yang mengalami luka, Syamsul juga mengatakan, bahwa dua kendaraan milik kepolisian, mengalami kerusakan parah.

    Satu unit ambulance milik kepolisian, mengalami pecah kaca bagian belakang. Sedangkan untuk kendaraan water cannon, mengalami pecah kaca bagian depan dan rusak di bagian spion.

    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id