NasDem DIY Kawal Penambahan Desa Mandiri Budaya

    Ahmad Mustaqim - 02 Mei 2021 09:54 WIB
    NasDem DIY Kawal Penambahan Desa Mandiri Budaya
    Anggota Komisi VI DPR Fraksi NasDem, Subardi. Dokumentasi/ istimewa



    Yogyakarta: Anggota Komisi VI DPR Fraksi NasDem, Subardi, siap mengawal 10 desa atau kelurahan untuk menjadi desa mandiri budaya. Subardi sudah mengunjungi 10 di DIY dalam sepekan terakhir.

    Sebanyak 10 desa itu yakni Girikerto dan Margorejo di Kabupaten Sleman; Seloharjo, Terong, Banguntapan, serta Bangunjiwo (Kabupaten Bantul); dan Giritirto, Gombang, Bendung, dan Kedungpoh (Kabupaten Gunungkidul).






    "Saya berkunjung dalam rangka observasi lapangan sekaligus memetakan potensi apa yang bisa diangkat. Saya lihat ada potensi sumber daya alam, potensi wisata, dan potensi bidang perdagangan atau wirausaha. Itu sudah layak diperjuangkan menjadi desa mandiri," kata Subardi dalam keterangan pers, Sabtu, 1 Mei 2021.

    Baca: Beri Bantuan, Ibas Ingatkan Warga Tak Mudik Lebaran

    Subardi menyampaikan perlunya desa atau kelurahan menjadi desa mandiri budaya agar mutu kehidupan masyarakat terus membaik. Saat ini kata dia yang harus disiapkan adalah mengangkat potensi unggulan agar penetapan menjadi desa mandiri budaya berjalan lancar, sesuai Peraturan Gubernur DIY Nomor 39 Tahun 2020 tentang Desa Mandiri Budaya.

    Menurut Subardi upaya mendorong lahirnya desa mandiri baru karena merupakan tim pemantau otonomi khusus DIY di DPR. Tim monitoring  berhak mengawasi pelaksanaan dana keistimewaan yang disetujui DPR kepada Pemerintah DIY, sesuai Undang-Undang 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Yogyakarta. Dengan besaran dana keistimewaan Rp1,32 triliun pada 2021, ia menilai, perlu adanya upaya penambahan desa mandiri budaya.

    "Jika naik status menjadi desa mandiri, desa itu lebih leluasa mengakses dana keistimewaan. Tetapi memang perlu kekhususan, bidang mandiri apa yang ingin diangkat. Ke depan ini bisa disinergikan dengan program aspirasi saya," jelasnya.

    Berdasarkan Peraturan Gubernur DIY Nomor 39 Tahun 2020, ada sebanyak empat kategori desa mandiri budaya. Kategori itu meliputi mandiri budaya, mandiri wisata, mandiri prima (pemberdayaan perempuan), dan mandiri preneur (sektor UMKM).

    "Perkembangan budaya itu harus menyejahterakan warganya. Potensi apa yang paling prospek, itulah yang harus jadi tumpuan desa agar kemiskinan dapat ditekan. Dalam skala yang lebih luas, program ini akan meningkatkan peradaban desa," ungkap Ketua DPW NasDem DIY itu.

    Saat ini terdapat 10 desa yang menerima SK desa mandiri budaya dari gubernur, yakni Desa Bejiharjo, Gunungkidul; Desa Pagerharjo, Kulon Progo; Desa Saptodadi, Bantul; Desa Bangunkerto, Sleman; Desa Margodadi, Sleman, Desa Jerukwudel, Gunungkidul; DesaTileng, Gunungkidul; Desa Panggungharjo, Bantul; Desa Kalirejo, Kulon Progo; dan Desa Girikerto, Sleman.


     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id