comscore

5.713 Anak di Kota Bekasi Belum Imunisasi Dasar Terdampak Covid-19

Media Indonesia.com - 05 Agustus 2022 10:34 WIB
5.713 Anak di Kota Bekasi Belum Imunisasi Dasar Terdampak Covid-19
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menyisir seluruh siswa baru yang belum tervaksinasi, untuk segera mengikuti vaksinasi covid-19.
Bekasi: Sebanyak 5.713 anak di Kota Bekasi belum mendapatkan imunisasi dasar lantaran pandemi covid-19.

Kondisi itu dikhawatirkan menjadi penyebab munculnya kasus atau kejadian luar biasa (KLB) pada penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) seperti campak, rubella, difteri, polio, dan sebagainya.
Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan semua warga yang memiliki anak usia 9 sampai 59 bulan untuk dapat segera mengikuti imunisasi.

"Sehingga mereka bisa menjadi anak yang unggul kelak dan terdepan dalam menjawab berbagai tantangan," kata Tri didampingi Plt Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono usai meluncurkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022, Jumat, 5 Agustus 2022.

Ia menjelaskan, berdasarkan data cakupan imunisasi dasar lengkap 2021, diketahui terdapat 5.713 anak di Kota Bekasi belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap selama pandemi covid-19.

Menurut Tri, pemerintah daerah, Forkopimda hingga masyarakat punya peran penting menyukseskan program imunisasi anak nasional selama digelarnya BIAN. Di antaranya meliputi kegiatan imunisasi tambahan campak rubella dan imunisasi untuk melengkapi status imunisasi balita.
 
Baca juga: Realisasi Imunisasi Polio Anak di Pamekasan Terkendala Covid-19

"Mari kita sukseskan imunisasi anak nasional (BIAN) sehingga anak-anak kita terhidar dari penyakit. Anak sehat keluarga pun jadi gembira," jelas Tri.

Sejauh ini, lanjutnya, pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah mempersiapkan seluruh puskesmas dan posyandu yang di Kota Bekasi untuk menyukseskan BIAN.

Sementara Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono mengatakan dalam masa pandemi saat ini, berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan anak bisa tetap dilaksanakan. Di antaranya pencegahan stunting.

"Tidak perlu ragu dan khawatir untuk anak-anak kita imunisasi. Ini untuk kesehatan para generasi kita,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera mendatangi posyandu dan puskesmas guna mengimunisasi anak-anaknya.

"Kami mengajak seluruh stakeholder, antar lembaga, para kader, dan seluruh unsur masyarakat berperan aktif menyukseskan BIAN 2022," jelas dia.

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id