Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas Guguran

    Fachri Audhia Hafiez - 05 Januari 2020 00:09 WIB
    Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas Guguran
    Gunung Merapi. Antara/Hendra Nurdiyansyah
    Yogyakarta: Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah mengeluarkan awan panas guguran, Sabtu malam, 4 Januari 2020. Jarak luncur awan tersebut diperkirakan mencapai satu kilometer.

    Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melalui akun Twitter resminya menyebutkan, luncuran awan panas guguran Merapi terjadi pada pukul 20.36 WIB. Guguran awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 55 milimeter dan durasi kurang lebih 105 detik.

    "Awan panas tidak terpantau secara visual karena cuaca berkabut," tulis BPPTKG Sabtu, 4 Januari 2020.

    BPPTKG menyatakan jarak luncur awan panas diperkirakan sekitar satu kilometer. Awan panas juga dilaporkan menimbulkan hujan abu tipis di sekitar Cepogo, Boyolali.

    "Masyarakat diimbau mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik," tambah BPPTKG.

    Melansir Antara, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada. Kegiatan pendakian tidak direkomendasikan untuk sementara waktu, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

    BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id