comscore

Menag Analogikan Azan dengan Gonggongan Anjing, Uu: Tak Elok!

Antonio - 24 Februari 2022 13:10 WIB
Menag Analogikan Azan dengan Gonggongan Anjing, Uu: Tak Elok!
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. Antara/Adeng Bustomi
Bekasi: Panglima Santri Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, angkat bicara soal pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang menganalogikan suara azan sama mengganggunya dengan gonggongan anjing. Uu meminta agar Menag dapat lebih bijaksana dalam membuat pernyataan di depan publik.

"Tidak elok menasbihkan azan dengan gonggongan anjing, karena mengganggunya gonggongan anjing dan suara adzan akan berbeda di telinga. Bahkan banyak orang masuk Islam karena suara azan," kata Uu, Kamis, 24 Februari 2022.
Uu yang juga Wakil Gubernur Jabar mengatakan penerbitan Surat Edaran Menteri Agama No SE 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala, semestinya lebih bijak. 

Selain menuai kontroversi, regulasi soal pengaturan suara azan juga tak tepat lantaran menjelang Ramadan.

Baca juga: 842 Jiwa Mengungsi usai Banjir Bandang dan Rob di Seram Maluku

"Kemenag jangan bikin gaduh karena umat Islam sekarang sedang siap-siap menghadapi Ramadan. Memang masalah surat edaran pemakaian speaker ada yang setuju, ada yang tidak. Tetapi justru pro-kontranya itu yang bikin gaduh dan ramai," terang dia.

Dia menyatakan, Kemenag seharusnya melibatkan tokoh-tokoh agama dari berbagai daerah di seluruh Indonesia untuk berdiskusi sebelum membuat aturan. Sehingga, aturan akan lebih mudah diterapkan dan ditaati, meski surat edaran tidak memiliki kekuatan hukum.

"Paling tidak ada komunikasi dulu dengan tokoh agama atau pemuka masyarakat lainnya. Jangan tiba-tiba (mengeluarkan) edaran, masyarakat banyak yang bertanya pada saya," ungkapnya.

Kendati demikian, Uu menyatakan siap mengikuti aturan surat edaran tersebut, sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat.

"Kalau saya selaku perintah akan mengikuti apa yang diinstruksikan oleh pemerintah pusat, karena kami merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah pusat," jelas dia.

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id