comscore

26 Rumah di Gayo Lues Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Fajri Fatmawati - 06 Januari 2022 10:41 WIB
26 Rumah di Gayo Lues Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Angin puting beliung terjang Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Dokumentasi/ BPBA
Gayo Lues: Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Gayo Lues mengakibatkan angin puting beliung di wilayah tersebut. Sebanyak 26 rumah rusak akibat di terjang angin puting beliung, Rabu sore, 5 Januari 2022.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) , Ilyas Yunus, mengatakan angin puting beliung terjadi di Gampong (desa) Bintul Musara, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
"Akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Gayo Lues sehingga mengakibatkan porak-poranda rumah warga rusak sedang dan rusak berat," kata Ilyas dalam keterangan pers, Kamis, 6 Januari 2022.

Baca: Pemkot Surabaya Tambah Kapasitas Pompa Air di Kedurus

Ilyas menjelaskan kondisi itu mengakibatkan kerusakan dampak material yaitu, 5 unit rumah warga rusak berat dan 16 unit rumah warga rusak sedang. Kemudian, korban terdampak sebanyak 21 Kepala keluarga (KK).

"Warga yang mengungsi ada 5 KK telah mengungsi ketempat tetangga dan tempat saudara. tidak korban jiwa dalam peristiwa ini," jelasnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues langsung turun kelokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dibantu oleh tim gabungan TNI, Polri dan masyarakat setempat.

"Untuk kondisi terakhir yang kami terima keadaan angin sudah kondusif kembali," ungkapnya.

Sementara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca berbasis dampak hujan lebat di wilayah Aceh mulai 6 hingga 7 Januari pukul 07.00 WIB.

Ada 9 wilayah masuk dalam kategori berstatus waspada yakni, wilayah Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Aceh Tenggara.

Sehingga berdampak pada jembatan yang rendah tidak dapat dilalui, Terjadi longsor, guguran bebatuan atau erosi tanah dalam skala menengah, volume aliran sungai meningkat dan aliran banjir berbahaya dan menganggu aktivitas masyarakat dalam skala menengah.

 

(DEN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id