Merapi Gempa Vulkanis, Warga Diminta Waspada

    Media Indonesia.com - 17 Juli 2020 09:22 WIB
    Merapi Gempa Vulkanis, Warga Diminta Waspada
    Gunung Merapi--Antara/Hendra Nurdiyansyah
    Jawa Tengah: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat di sekitar Gunung Merapi waspada bencana. Pasalnya, Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai menunjukkan tanda erupsi. 

    "Dua hari berturut-turut telah terjadi gempa bumi vulkanis dangkal," ujar Deputi Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Lilik Kurniawan, melansir Mediaindonesia.com, Jumat, 17 Juli 2020. 

    Dia menerangkan, adanya gempa bumi vulkanis dangkal merupakan salah satu indikator adanya aktivitas atau erupsi. Pihaknya telah berkirim surat ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X perihal kondiri Merapi.

    "BNPB sudah mengirim surat ke Gubernur Jawa Tengah dan Gubernur DIY agar menyikapi dan mewaspadainya," imbuhnya.

    Baca: Merapi Bergemuruh

    Lilik mengungkap, aktivitas Merapi pada Rabu malam, 15 Juli 2020, memunculkan guguran disertai suara gemuruh, terdengar hingga ke Desa Krinjing di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, berjarak 5 kilometer dari puncak Merapi. Suara gemuruh terdengar dua kali. 

    Sementara itu, Kepala Desa Krinjing, Ismail, mengungkap suara gemuruh Merapi terdengar sekitar 30 detik. Suara gemuruh Merapi cukup keras. 

    "Gemuruh sangat singkat," ucapnya.

    Selain Gunung Merapi, pada Kamis, 16 Juli 2020, Gunung Raung yang berada di perbatasan Banyuwangi-Jember-Bondowoso, Jawa Timur juga mengalami erupsi. Asap berwarna cokelat keluar dari puncak Raung. 

    "Dari pagi hingga siang juga terlihat asap," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Raung, Mukijo.


    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id