Khofifah: Mayoritas Warga Surabaya Raya Abai Protokol Kesehatan

    Amaluddin - 24 Juni 2020 22:12 WIB
    Khofifah: Mayoritas Warga Surabaya Raya Abai Protokol Kesehatan
    Suasana rapat koordinasi antara Pemerintah Pusat dengan Pemprov Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Foto: Istimewa)
    Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut 70 persen masyarakat di Surabaya Raya, mengabaikan protokol kesehatan. Bahkan, kata Khofifah, hal ini terlihat di semua tempat.

    "Kami ingin menyampaikan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat di Surabaya Raya, mulai dari tempat ibadah masjid, pura, gereja masih ada 70 persen yang tidak menggunakan masker. Kemudian 84 persen masyarakat tidak physical distancing," kata dia, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu, 24 Juni 2020.

    Menurut Khofifah, data itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM Unair) Surabaya. Ia menyayangkan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 tak didukung masyarakat.

    Dia mencontohkan di tempat ibadah, hanya 30 persen masyarakat yang menggunakan masker. Kemudian pada 92,8 persen pasar tradisional yang beroperasi, sebesar 84 persen masyarakat tidak menggunakan masker, dan 89 persen tidak physical distancing.

    Baca juga: Pantai Baron-Kukup Gunung Kidul Mulai Ramai Wisatawan

    "Lalu kita lihat bagaimana tempat cangkrukan, warung, saya lihat 88 persen mereka tidak menggunakan masker dan 89 persen tidak physical distancing," beber dia.

    Khofifah menyebutkan PSBB di Surabaya Raya sempat membuahkan hasil, dan Rate of transmission (RT) sempat berada di bawah angka satu. Namun, RT Surabaya Raya saat ini di atas angka satu.

    "PSBB Surabaya Raya sukses ada 20-26 Mei 2020," katanya.

    Sayangnya kesuksesan itu tak bertahan lama. Pada 27 Mei dan seterusnya angka positif covid-19 terutama di Kota Surabaya, terus naik.

    "Kami mendapat imbauan secara khusus dari gugus tugas pusat agar menyarankan masyarakat silaturahmi secara online, itu sudah kami lakukan. Tapi kemudian kita lihat silaturahmi tetap dilakukan secara masif," ungkap dia.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id