6.000 Tenaga Pengajar di Kota Bogor Divaksin Covid-19

    Rizky Dewantara - 07 April 2021 12:55 WIB
    6.000 Tenaga Pengajar di Kota Bogor Divaksin Covid-19
    Ilustrasi--Vaksinasi lansia di Mall Phipo Makassar, Sulsel. (Foto: ANTARA/Nur Suhra Wardyah)



    Bogor: Sebanyak 6.000 tenaga pengajar pada semua jenjang pendidikan di Kota Bogor, Jawa Barat, mulai menjalani penyuntikan vaksin covid-19 tahap pertama. Pemberian vaksin merupakan langkah awal Pemkot Bogor mempersiapkan pembelajaran tatap muka pada Juli 2021.

    "Vaksinasi tahap awal untuk 6.000 tenaga pengajar di Kota Bogor dilaksanakan di Lippo Plaza Ekalokasari Bogor. Ini tahap pertama kami dalam mempersiapkan uji coba pembelajaran tatap muka di Kota Bogor," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, kepada medcom.id, Rabu, 7 April 2021.






    Ia mengatakan layanan vaksinasi dengan target tenaga didik, dilakukan secara bertahap, yakni sebanyak dua ribu orang per hari. Dimulai pada 5 April 2021 hingga 9 April 2021 dengan jam operasional 10.00 WIB sampai 16.00 WIB.

    Baca juga: Bupati Bogor Izinkan Tarawih di Masjid dengan Prokes Ketat

    Menurut Dedie, dengan diberikannya vaksin terhadap tenaga pengajar, pihaknya akan lebih percaya diri melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah.

    "Apabila tenaga pengajar sudah divaksin, artinya para orang murid akan lebih percaya untuk menitipkan anaknya belajar di sekolah," ungkap dia.

    Masih kata dia, setelah para tenaga pengajar sudah mendapatkan vaksin covid-19. Kemudian pihak sekolah harus mengikuti instruksi dari satgas covid-19 terkait teknis di lapangan seperti apa soal protokol kesehatan.

    "Saya perlu tekankan sekali lagi, artinya saat pembelajaran tatap muka nanti, akan ada aturan-aturan prokes yang wajib dipatuhi pihak sekolah jika ingin sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka," tambah Dedie.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.




    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id