Vaksinasi Nakes di Kulon Progo Hampir Rampung

    Ahmad Mustaqim - 17 Februari 2021 11:47 WIB
    Vaksinasi Nakes di Kulon Progo Hampir Rampung
    ilustrasi Medcom.id



    Kulon Progo: Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hampir menyelesaikan vaksinasi covid-19 terhadap tenaga kesehatan (nakes). Pemerintah setempat telah merencanakan vaksinasi tahap kedua untuk pelayan publik.

    Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk Penanganan Covid-19, Baning Rahayujati, mengatakan penyuntikan vaksin dosis pertama untuk nakes pada Selasa, 16 Februari, mencapai 75,2 persen. Rinciannya dari target sasaran 3.499 orang, yang melakukan registrasi ulang 3.303 (94,4 persen), dan sebanyak 2.632 orang disuntik vaksin.




    "Sebanyak 395 orang ditunda dan 276 tidak memenuhi (persyaratan)," kata Baning saat dihubungi, Rabu, 17 Februari 2021.

    Baca: Herman Deru Dukung Lubuklinggau Jadi Kota Niaga dan Pariwisata

    Dia menjelaskan penyuntikan vaksin dosis kedua ada sebanyak 2.632 orang sasaran. Dari jumlah itu, 536 (20,4 persen) registrasi ulang, 519 (19,7 persen) telah disuntik, dan 17 di antaranya ditunda penyuntikannya.

    Ia mengatakan penyuntikan vaksin terhadap nakes masih berlangsung hingga akhir Februari. Ia berharap pemberian vaksin dosis kedua bisa selesai sesuai tenggat waktu.

    "Setelah nakes selesai akan dilanjutkan vaksinasi tahap kedua, dengan target sasaran petugas pelayanan publik," jelasnya.

    Baning menjelaskan Kementerian Kesehatan memberikan alokasi waktu vaksinasi terhadap pelayan publik di Kulon Progo selama Maret hingga April 2021.

    Ia mengatakan jajaran pemerintah setempar telah berkoordinasi dengan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga sejumlah lembaga untuk pendataan calon penerima vaksin tahap kedua.

    "Kami belum tahu pasti jumlahnya. Kalau dari tenaga ASN di Kulon Progo sudah sekitar 2 ribuan. Itu belum tenaga kontrak, perangkat desa, Polri, TNI, BUMD, hingga perangkat desa, dan satgas covid-19 desa," ungkapnya

    Ia menambahkan vaksinasi tahap kedua juga direncanakan menyasar sejumlah pihak. Misalnya, pengelola wisata, pedagang pasar, hingga pers. "Ini juga masih ada petugas pelayanan publik di fasilitas kesehatan, seperti di puskesmas, rumah sakit, dan klinik," ujarnya.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id