Polisi Dalami Izin Permukiman di Lahan Longsor Sumedang

    Antara - 11 Januari 2021 07:44 WIB
    Polisi Dalami Izin Permukiman di Lahan Longsor Sumedang
    Longsor di Desa Cihanjuang, di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. (Foto: MI/Tjondro Resmiati)
    Sumedang: Kepolisian mulai menyelidiki izin pembangunan permukiman di Desa Cihanjuang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang dilanda longsor hingga belasan jiwa meninggal tertimbun tanah.

    "Ini akan kami dalami, sisi perizinannya seperti apa," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Ahmad Dofiri, Minggu, 10 Januari 2021. 

    Dofiri menilai lahan miring tersebut memang tidak laik dijadikan hunian masyarakat. Pasalnya longsor memang berpotensi terjadi di kawasan itu.

    "Area seperti ini dibangun perumahan seyogyanya memang sangat rawan. Tetapi, nanti kita akan kita dalami," ujar dia.

    Baca juga: Gunung Sinabung Erupsi, Tinggi Kolom Abu Tak Teramati

    Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga menyebut kawasan lahan miring itu memang seharusnya tidak dipaksakan untuk menjadi permukiman. 

    Menurutnya, peristiwa longsor itu bisa menjadi contoh yang berakibat bencana hingga menelan korban jiwa. Ia pun meminta seluruh pihak agar memahami risiko tersebut.    

    "Tentu tidak (layak dihuni) dan ini menjadi kewaspadaan dan peringatan, tidak sesederhana boleh atau tidak boleh. Tapi kita sebagai masyarakat, pemerintah, harus bekerja sama," kata Ridwan Kamil.

    Sejauh ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun telah meminta kepada masyarakat setempat agar bersedia untuk dilakukan relokasi. Sementara hingga menunggu hasil kajian mendalam tentang kerawanan kawasan tersebut.

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id