comscore

Kasus Antigen Bekas di Bandara Kualanamu Segera Disidangkan

Antara - 29 Agustus 2021 06:07 WIB
Kasus Antigen Bekas di Bandara Kualanamu Segera Disidangkan
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra menginterogasi tersangka PM. ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus
Medan: Penyidik Polda Sumatera Utara (Sumut) melimpahkan berkas perkara lima tersangka dan barang bukti kasus swab antigen bekas di Bandara Kualanamu Internasional Deli Serdang, Sumatra Utara, kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut. Kasus tersebut segera masuk persidangan.

Kasubbid Penmas Polda Sumut Kompol Muridan membenarkan pelimpahan berkas perkara kasus swab antigen bekas. Pelimpahan berkas perkara lima  tersangka dan barang bukti tersebut merupakan tahap II ke Kejati Sumut.
"Pelimpahan berkas perkara swab antigen bekas itu di Kejati Sumut pada Selasa, 24 Agustu," ujar Muridan, di Medan, Sumut, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Sebelumnya, penyidik Polda Sumut melimpahkan berkas perkara lima tersangka dan barang bukti kasus swab antigen bekas di Bandara Kualanamu Internasional Deli Serdang ke Kejati Sumut, pada Selasa, 24 Agustus 2021.

Baca: Tingkat Kesembuhan Capai 91%, Pemerintah Apresiasi Tenaga Kesehatan

Kelima tersangka itu PC Manajer Kimia Farma dan empat orang pegawai yakni SP, M, RN dan DP. Kelima tersangka melanggar Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat 3 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pasal 62 ayat 1 Jo Pasal 8 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Jo Pasal 55 ayat 1 Jo Pasal 65 ayat 1 KUH Pidana.

Sebelumnya, pada 27 April 2021, polisi melakukan penggerebekan di Bandara Kualanamu, perihal dugaan pemakaian alat rapid tes bekas. Polisi mendatangi laboratorium PT Kimia Farma Diagnostik di lantai mezanin Bandara Kualanamu.

Para tersangka melakukan praktik tersebut sejak Desember 2020. Mereka merupakan pekerja di PT Kimia Farma Diagnostik, dan diduga telah meraup keuntungan Rp1,8 miliar.

Jumlah tersebut diperkirakan berdasarkan estimasi penggunaan layanan tes uji cepat covid-19 di Bandara Kualanamu sebanyak 200 orang per hari. Pihaknya telah menyita barang bukti Rp149 juta dari tangan tersangka.

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id