comscore

BPBD Cilacap Sebut Pertamina Sigap Padamkan Kebakaran Tangki Pertalite

Media Indonesia.com - 14 November 2021 14:58 WIB
BPBD Cilacap Sebut Pertamina Sigap Padamkan Kebakaran Tangki Pertalite
Kobaran api terlihat di tangki kilang PT Pertamina Internasional Unit Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (13/11/2021). ANTARA FOTO/Idhad Zakaria)
Cilacap: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Jawa Tengah, mengapresiasi kesigapan Pertamina menangani kebakaran salah satu tangki di Kilang Cilacap.

Menurut Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap, Wijonardi, Pertamina memiliki SOP (Standard Operating Procedure) yang sangat ketat, sehingga berhasil memadamkan dan melokalisasi kebakaran dengan cepat.
“Pertamina memiliki standar internasional dengan SOP yang sangat ketat. Minggu pagi sekitar pukul 07.30, sudah tinggal sisa-sisa. Tinggal pendinginan saja. Kami sangat apresiasi terhadap kesigapan dan penanganan Pertamina yang sangat cepat,” kata Wijonardi, Minggu, 14 November 2021.

Menurut Wijonardi, sebenarnya api relatif dapat dipadamkan Sabtu malam, sekitar pukul 23.00. Hanya saja, setelah itu kembali ada nyala api, namun kembali berhasil ditangani.

“Karena prediksinya, sejak terbakar memang dibutuhkan setidaknya 14 jam untuk melakukan penyedotan minyak dari tangki BBM yang terbakar ke tangki yang lain,” ujar dia.

Baca juga: 33.221 Jiwa Warga Sintang Masih Mengungsi Akibat Banjir

Wijonardi menambahkan, skala kebakaran Sabtu malam sebenarnya relatif lebih kecil dibandingkan peristiwa yang sama sekitar Juni lalu. Kebakaran pada salah satu tangki kilang pun, tak lepas dari faktor alam yang memang sangat ekstrem, yaitu La Nina.

BMKG, lanjutnya, sudah meramalkan bahwa Sabtu malam memang berpotensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Setelah magrib, uhujan dengan sambaran petir memang terjadi di wilayah tersebut. Apalagi, Cilacap merupakan salah satu wilayah di dunia yang paling sering terjadi petir.

“Pertamina tentu sudah mengantisipasi. Bahkan tadi malam, Pak GM menginformasikan bahwa tidak ada kegiatan apa pun. Tidak ada overhaul, produksi lancar dan sehat. Jadi, kami melihat bahwa ini memang faktor alam, yaitu La Nina,” kata dia. 

Sedangkan terkait kewenangan Pemkab Cilacap, lanjutnya, Bupati memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk BPBD untuk bergerak dan berkoordinasi guna melakukan langkah-langkah yang memang dibutuhkan.

Wijonardi juga menegaskan, hingga saat ini tidak korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Bahkan, terkait pemberitaan mengenai sejumlah orang yang diungsikan, menurutnya, juga tidak tepat.

“Faktanya, tidak ada yang diungsikan. Sampai Sabtu sekitar pukul 22.00 tinggal tujuh orang di sekitar lokasi. Mereka sedang menyelesaikan makan dan setelah itu pulang,” jelasnya.

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id