Kota Sukabumi Jadi Zona Hijau Pertama di Jabar

    Roni Kurniawan - 30 Juni 2020 13:34 WIB
    Kota Sukabumi Jadi Zona Hijau Pertama di Jabar
    ilustrasi Medcom.id
    Bandung: Kota Sukabumi masuk Zona Hijau (Level 1) dalam leveling kewaspadaan penyebaran covid-19. Bahkan Sukabumi menjadi satu-satunya daerah di Jabar yang masuk zona hijau saat ini.

    Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan masyarakat setempat harus mempertahankan zona tersebut agar selalu terhindar dari covid-19.

    "Terima kasih untuk Wali Kota, Gugus Tugas, Forkopimda, dan masyarakat Kota Sukabumi yang berhasil meningkatkan semua indeks sehingga menjadi wilayah pertama (di Jabar) yang menjadi Zona Hijau versi penilaian Gugus Tugas kami (Jabar)," kata Emil di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa, 30 Juni 2020.

    Baca: Di Depan Presiden, Ganjar Buka-bukaan Wilayah Risiko Tinggi Covid-19

    Adapun Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar menentukan level kewaspadaan masing-masing daerah melalui kajian ilmiah berdasarkan sembilan indeks, di antaranya laju ODP, PDP, risiko geografis, dan angka reproduksi efektif (Rt) Covid-19.

    Pada Zona Hijau seluruh kegiatan perekonomian boleh dibuka 100 persen, termasuk kegiatan di sekolah secara fisik. Emil pun mengizinkan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi untuk menyiapkan protokol kesehatan di sekolah dan menyimulasikan bersama gugus tugas.

    "Kami izinkan Kota Sukabumi untuk persiapan protokol sekolah karena sesuai aturan kalau sudah Zona Hijau diperbolehkan melakukan persiapan untuk sekolah fisik dengan protokol yang sangat ketat," jelas Emil.

    Dalam menyiapkan protokol itu, Emil meminta Gugus Tugas untuk mengawal dan berpesan agar Pemerintah Daerah Kota Sukabumi mempelajari kebijakan negara lain yang berhasil maupun gagal saat membuka sekolah.

    Emil optimistis jika protokol dilakukan dengan ketat dan mencontoh metode negara yang berhasil membuka sekolah, maka pembukaan sekolah fisik di Kota Sukabumi akan berjalan maksimal.

    "Belajarlah dari kegagalan negara lain yang sempat membuka sekolah namun ternyata menemukan klaster sekolah dan belajarlah dari negara yang sudah berhasil membuka sekolah fisik," ujarnya.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id