Belasan TKA di Bekasi Diperiksa

    Antonio - 14 Februari 2020 11:00 WIB
    Belasan TKA di Bekasi Diperiksa
    Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melakukan pemeriksaan kesehatan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok. Istimewa
    Bekasi: Sebanyak 14 Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kabupaten Bekasi diwajibkan melakukan pemeriksaan suhu tubuh selama dua pekan. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan virus korona (covid-19).

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny menjelaskan, pemeriksaan dilakukan lantaran 14 TKA itu baru kembali dari Tiongkok dalam dua minggu terakhir.

    "Kepada perusahaan yang diketahui terdapat 14 TKA telah melakukan perjalanan terakhir ke Tiongkok agar mengkarantina pegawainya di tempat tinggalnya untuk meminimalisasi kontak dengan TKA lain," kata Sri melalui keterangan, Kamis, 13 Februari 2020 malam.

    Dinkes juga sempat meninjau ke PT Mengniu Dairy Indonesia yang terletak di Kawasan Industri Kawasan Industri Terpadu Indonesia China (KITIC) dan memeriksa 26 TKA yang bekerja di sana. Hasilnya ke-26 TKA dinyatakan sehat. 

    Sebelumnya, lanjut Sri, pihaknya juga memeriksa kesehatan sejak Kamis, 6 Februari 2020 dengan berkunjung ke PT Mahkota Sentosa Utama dan PT Wuling Indonesia di Meikarta.

    Di lokasi ini, kata dia, terdapat tujuh orang TKA dari Tiongkok. TKA tersebut diketahui sedang medical check up di rumah sakit yang ditunjuk oleh perusahaan. 
    "Dari hasil pemeriksaan tersebut, TKA yang bekerja di PT Mahkota Sentosa Utama dan PT Wuling Indonesia dinyatakan sehat," katanya.

    Sri menuturkan bahwa proses pemeriksaan positif tidaknya seseorang apabila terkena covid 19 berlangsung selama dua minggu. Karena proses inkubasi virus ini adalah 14 hari kerja. "Pemeriksaan kepada TKA yang bekerja di Kabupaten Bekasi diperkirakan akan selesai sekitar 18 atau 19 Februari mendatang," ungkap Sri.

    Dinkes mengimbau kepada seluruh TKA agar menggunakan masker, menerapkan pola hidup bersih dan sehat dilingkungan perusahaan. Dan juga melaporkan setiap kejadian yang dicurigai mengarah ke covid 19. 

    “Saya mengharapkan kerjasamanya kepada perusahaan-perusahaan agar selalu melaporkan kepada Dinkes setiap kejadian yang dicurigai mengarah ke virus korona," tandasnya.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id