Tujuh dari 299 Warga Makassar Reaktif Covid-19 Usai Rapid Tes

    Muhammad Syawaluddin - 14 Mei 2020 03:51 WIB
    Tujuh dari 299 Warga Makassar Reaktif Covid-19 Usai Rapid Tes
    Tim relawan Indonesia Bersatu saat melakukan rapid tes, di Rumah Sakit Sayang Bunda, di Makassar Sulawesi Selatan, Rabu, 13 Mei 2020. Medcom.id/ Muhammad Syawaluddin
    Makassar: Tujuh orang warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dinyatakan reaktif rapid tes covid-19. Setelah 299 warga yang menjalani rapid tes di Rumah Sakit Sayang Bunda, Jalan Hertasning, Rabu, 13 Mei 2020.

    "Yang di rapid itu ada 299 yang dilakukan. Tujuh di antaranya terkonfirmasi reaktif," kata Owner RS Sayang Bunda, dr Ardy Dahlan, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 13 Mei 2020.

    Baca: Kasus Covid-19 di Tangsel Meningkat Selama PSBB

    Rapid tes massal yang digelar oleh relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 itu memeriksa sebanyak 200 masyarakat dan 99. Rapid tes tahap awal ini dikhususkan bagi masyarakat yang berkartu Tanda Penduduk (KTP) Makassar.

    Dia juga mengatakan bahwa masyarakat yang dinyatakan reaktif itu bakal didata dan akan dihubungi oleh pihak rumah sakit. Dan juga direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan swab.

    "Paling lambat Senin kita akan panggil dan dilakukan pemeriksaan lab mendalam hingga perawatan bagi yang bergejala," jelasnya.

    Ardy juga menyatakan pemeriksaan atau skrining awal dengan rapid tes oleh relawan Indonesia Bersatu itu rencananya bakal digelar selama tiga hari atau dari 13 hingga 15 Mei 2020 mendatang.

    Kegiatan tersebut membuka sepuluh loket pelayanan medis yang terdiri dari 40 relawan dokter dan 20 relawan perawat yang akan melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang bakal dilakukan skrining awal rapid tes.

    "Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 menyediakan 750 alat Rapid Test dengan kapasitas pelayanan 250 orang per hari," ungkapnya.

    Sebelumnya, Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 juga melakukan sejumlah aksi nyata di Makassar, Sulawesi Selatan, dalam membantu pemerintah mempercepat penanganan wabah covid-19.

    Dengan membagikan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis yang telah berjuang di garda terdepan serta menjadi benteng pertahanan terakhir dalam melawan virus yang sudah menewaskan banyak korban jiwa tersebut.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id