comscore

2.800 Sapi di Lombok Timur Positif PMK

Antara - 25 Mei 2022 14:58 WIB
2.800 Sapi di Lombok Timur Positif PMK
ilustrasi/Medcom.id
Lombok Timur: Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat ada ribuan ternak sapi yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Terdata 2.800 kasus positif yang terdata hingga dengan saat ini," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnakkeswan Lombok Timur, Hultatang, di Selong, Rabu, 25 Mei 2022.
Kasus PMK yang menyerang ternak sapi masih belum terkendali. Bahkan kasus tersebut mulai meluas di 21 kecamatan yang ada di Lombok Timur.

Penyebaran wabah PMK tersebut dimulai dari Kecamatan Aikmel, lalu menyebar ke Kecamatan Wanasaba, Pringgabaya hingga Sembalun. Ia menjelaskan tim sudah disebar di 21 kecamatan di Kabupaten Lombok Timur untuk melakukan pengobatan dan melakukan langkah antisipasi. 

"Kasus tertinggi ada di Kecamatan Pringgebaya sebanyak 600 ekor," ucapnya.

Pada pertengahan Juni, pemerintah akan mendatangkan vaksin PMK sehingga diharapkan bisa mencegah penyebaran lebih meluas. 

Baca: Pasar Hewan di Tanah Laut Dibuka Lagi, Khusus Sapi Lokal

"Antisipasi saat ini hanya dengan pengobatan dan penyemprotan disinfektan," ujar dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur Mashyur mengatakan untuk mencegah penularan PMK, pemerintah daerah menutup pasar hewan selama tiga minggu. Pihaknya juga menutup setiap kandang ternak untuk sementara.

"Satu-satunya cara untuk memutus rantai penyebaran adalah dengan menutup semua akses yang membatasi mobilitas peternak," kata Hultatang. 

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id