70 Persen Habitat Harimau Sumatra Dirambah Manusia

    Antara - 11 Januari 2020 15:57 WIB
    70 Persen Habitat Harimau Sumatra Dirambah Manusia
    Petugas dari BKSDA Sumsel sedang memasang camera di kawasan hutan lindung di Kabupaten Muara Enim untuk melihat pergerakan Harimau Sumatra. (Foto: Istimewa)
    Baturaja: Lembaga Lingkungan Hidup (LLH) Jejak Bumi Indonesia Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, menyebut, 70 persen hutan habitat satwa di Sumsel telah dirambah manusia. Akibatnya binatang buas seperti harimau kerap memasuki permukiman penduduk.

    "Kehadiran hewan buas seperti harimau masuk perkebunan dan permukiman penduduk di sejumlah daerah termasuk di Kabupaten OKU karena habitatnya sebagian besar sudah dirambah oleh masyarakat," kata Pendiri LLH Jejak Bumi Indonesia, Hendra A Setyawan, melansir Antara, Sabtu, 11 Januari 2020.

    Ia memerinci habitat harimau yang kini dirambah manusia dan dijadikan lahan pertanian dan perkebunan terjadi di kawasan Hutan Lindung (HL) Bukit Nanti, Mekakau Saka, dan SM Gunung Raya. Semakin sempit wilayah hutan lindung yang tersisa, semakin luas wilayah jelajah harimau.

    "Padahal kawasan itu yang menjadi jelajah harimau untuk mencari makanan. Karena sumber pangan tidak ditemukan lagi, akhirnya siapapun yang ketemu dalam kawasan itu, termasuk manusia, jadi sasaran," jelas dia.

    Hendra berharap agar pemerintah daerah meningkatkan koordinasi bersama pihak terkait untuk segera mengambil sikap agar dampak rusaknya hutan lindung tidak semakin parah hingga merusak habitat satwa.

    "Kami juga sering melakukan sosialisasi tentang peraturan dalam kawasan hutan lindung, pelestarian lingkungan dan edukasi kepada masyarakat di beberapa kabupaten di Sumsel agar habitat satwa tersebut tetap terjaga," pungkasnya.


    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id