Eks Kabiro Pembangunan Sulsel Diancam Pasal Berlapis

    Muhammad Syawaluddin - 08 Januari 2020 09:41 WIB
    Eks Kabiro Pembangunan Sulsel Diancam Pasal Berlapis
    Ilustrasi - Medcom.id.
    Makassar: Mantan Kepala Biro (Kabiro) Pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan, Jumras, diancam pasal berlapis oleh penyidik Polrestabes Makassar. Jumras ditetapkan tersangka kasus pencemaran nama baik terhadap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. 

    "Iya dia (Jumras) dikenakan Pasal 242, 310, dan 311," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, di Makassar, Sulsel, Selasa, 7 Januari 2020.

    Dia menerangkan Jumras dikenakan Pasal 242 tentang sumpah palsu terhadap Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Kemudian Pasal 310 tentang menuduh atau pencemaran nama baik agar diketahui oleh umum, dan Pasal 311 yaitu tuduhan yang tidak bisa dibuktikan atau fitnah dengan ancaman empat tahun penjara.

    "Jumras ditetapkan sebagai tersangka setelah gelar perkara pada 6 Januari 2020," jelasnya. 

    Indratmoko menjelaskan Jumras bisa saja ditahan, meski ancaman hukuman di bawah lima tahun penjara. Jumras diduga telah mencemarkan nama Nurdin Abdullah saat menjadi saksi pada sidang Hak Angket oleh DPRD Sulsel. 

    "Hanya asumsi (tidak bisa dibuktikan). Kalau berani berbicara kan, harusnya itu bisa dibuktikan," imbuhnya.

    Jumras pada sidang Hak Angket oleh DPRD Sulsel menyebut ada dugaan bagi-bagi proyek di Pemprov Sulsel  dengan pemberian uang Rp10 miliar oleh pengusaha ke Nurdin Abdullah saat pemilihan gubernur. Nurdin sempat mengutimatum Jumras untuk mengklarifikasi peryataannya saat sidang Hak Angket. Jumras kemudian dilaporkan ke polisi oleh kuasa hukum Nurdin Abdullah dengan dugaan pencemaran nama baik. 




    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id