Pemkot Tangerang Bakal Segel Gedung Poltekip Kemenkumham

    Hendrik Simorangkir - 17 Juli 2019 16:54 WIB
    Pemkot Tangerang Bakal Segel Gedung Poltekip Kemenkumham
    Gedung perguruan tinggi Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Kota Tangerang.
    Tangerang: Pemerintah Kota Tangerang berencana menyegel gedung Perguruan Tinggi Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Kota Tangerang. Penyegelan direncanakan Rabu, 17 Juli 2019, petang. Penyegelan lantaran gedung tersebut diduga tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

    "Insyaallah hari ini. Sedang kami siapkan berbagai macam kebutuhannya mulai dari laporan kepada kepolisian hingga pembuatan spanduknya," ujar Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah (Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang, Rabu, 17 Juli 2019.

    Pantauan di gedung Poltekip dan Poltekim, berbagai media tengah menunggu kedatangan Satpol PP untuk melakukan penyegelan. Sementara itu, tidak ada aktifitas belajar mengajar di dalam gedung tersebut.

    Baca: Yasonna Ungkap Asal Perselisihan dengan Wali Kota Tangerang

    Penyegelan tersebut direncanakan pada pukul 14.00 WIB, namun hingga pukul 16.30 WIB pihak Satpol PP belum juga datang. Hanya terlihat beberapa mobil yang lalu lalang di antaranya dari Kementerian ATR/BPN dan Unit Reskrim Polres Metro Tangerang Kota.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat ini seluruh pasukan dan armada milik Satpol PP Kota Tangerang telah siap. Namun, masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penyegelan.

    Untuk diketahui, dalam pembangunan kampus yang dilakukan pihak Kementerian Hukum Dan HAM (Kemenkumham) belum mendapat izin mendirikan bangunan (IMB) dari Pemkot Tangerang. 

    Baca: Tjahjo Sebut Wali Kota Tangerang Perlu Dibina

    Namun, gedung di atas lahan milik Kemenkumham seluas 22 hektare ini terus melakukan pembangunan hingga pada Selasa, 7 Juli 2019, Menkumham Yasonna Laoly meresmikannya.

    Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menegaskan akan kembali menyegel gedung yang dibangun di tanah seluas 22 hektare tersebut lantaran tidak memiliki izin. Padahal, sebelumnya, pihak Satpol PP Kota Tangerang telah menyegel gedung tersebut saat awal pembangunan. Namun, pihak Kemenkumham meminta kelonggaran agar tidak lagi di segel. 

    "Dulu sudah pernah kita segel, namun pihak Kemenkumham meminta kelonggaran, akhirnya kita buka tapi sampai saat ini memang izinnya belum ada jadi pasti akan kita segel lagi," kata Arief.




    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id