Khofifah Akui Tracing di Jatim Lemah, Ini Alasannya

    Amaluddin - 31 Juli 2021 10:39 WIB
    Khofifah Akui <i>Tracing</i> di Jatim Lemah, Ini Alasannya
    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Medcom.id/Amaluddin



    Surabaya: Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyebut rasio tracing kontak erat pasien positif covid-19 di Jatim masih belum maksimal. Bahkan, ada daerah dengan tingkat tracing nihil alias nol.

    Ia menyebutkan bahwa standar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah 1:15. Sementara, rata-rata daerah di Jatim memiliki rasio tracing sekitar 1:3 hingga 1:8. 

     



    "Sementara kita masih rendah, bahkan ada daerah yang hasil tracingnya nol," kata Khofifah, di Surabaya, Sabtu, 31 Juli 2021.

    Khofifah mengaku terkejut mengetahui daerah tersebut nihil tracing. Namun ia tak menyebutkan kabupaten atau kota mana yang dimaksud. 

    "Ketika saya tanya untuk klarifikasi, ternyata kendalanya nakes (tenaga kesehatan) atau petugas tracing, kesulitan mengisi input data tracing di aplikasi Silacak, sebuah aplikasi untuk penguatan tracing," terang dia. 

    Baca: TNI AL Siapkan RS Lapangan di Surabaya untuk Isoman

    Khofifah pun langsung mengirimkan mahasiswa di salah satu kampus di Surabaya ke daerah tersebut. Para mahasiswa itu akan membantu mengisi formulir tracing di aplikasi Silacak. 

    "Tracer harus diikuti swaber. Setelah tracing, lalu testing. Kalau tidak diinput di Silacak, maka dianggap tidak tracing," ucap dia. 

    Meski demikian, Khofifah mengklaim beberapa daerah di Jatim memiliki rasio tracing tinggi, seperti Surabaya. "Awalnya tracing di Surabaya hanya 1:8, tapi sekarang sudah bisa 1:11. Itu dengan mengundang relawan sekitar ribuan," ungkap dia. 

    (SYN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id