Berita Populer Daerah

    Satu Nakes Korban KKB Terus Dicari, Sekeluarga Tenggelam

    Meilikhah - 20 September 2021 07:33 WIB
    Satu Nakes Korban KKB Terus Dicari, Sekeluarga Tenggelam
    Lima dari sembilan nakes yang dievakuasi Jumat (17/9) dari Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang saat menceritakan insiden yang dialaminya. (ANTARA/Evarukdijati)



    Jakarta: Beragam peristiwa terjadi sepanjang Minggu, 19 September 2021, dan terangkum dalam kanal Daerah Medcom.id. Beberapa di antaranya yakni baku tembak aparat dengan kelompok teroris Mujahid Indonesia Timur (MIT) yang menewaskan sang pemimpin yakni Ali Kalora.

    Ada pula peristiwa memilukan di Sukabumi, Jawa Barat. Satu keluarga tenggelam di pantai Palabuhanratu dan satu unit mobil berpenumpang 8 orang jatuh ke sungai di Konawe Sulawesi Tenggara.

     



    Selain itu, ada pula upaya aparat yang terus mencari satu lagi tenaga kesehatan korban kekejaman KKB yang belum ditemukan hingga kini. Berikut ulasannya;

    1. Sekeluarga Tenggelam di Palabuhanratu, Satu Korban Hilang

    Satu keluarga yang terdiri atas tiga orang, tenggelam di Pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di Pantai Kebonkalapa Citepus, Minggu, 19 September 2021. Satu korban dinyatakan hilang.
     
    Ketiga korban yakni Enar Sunardi (41), Putri Rahayu (13), dan Dias Sandriah (12), yang seluruhnya merupakan warga Kampung Sukajadi, RT 04/10, Desa/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Dari tiga korban, dua di antaranya berhasil diselamatkan, yakni Enar dan Putri, sedangkan Dias sampai saat ini belum ditemukan.
     
    "Dua korban selamat sudah dievakuasi, namun satu di antaranya, yakni Putri mengalami sesak napas diduga akibat tertalu banyak minum air laut dan saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Palabuhanratu, sementara Dias masih dalam pencarian," kata Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri.

    Selengkapnya, di sini.

    2. Begini Kronologi Tewasnya Gembong Teroris Poso Ali Kalora

    Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya berhasil melumpuhkan pimpinan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora pada Sabtu, 18 September 2021. Ali ditembak saat dirinya terpisah dari rombongan.  
     
    "Diawali oleh intelijen kita dapat informasi bahwa keberadaan DPO yang terpisah dari kelompoknya," kata Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Rudy Sufahriadi, Minggu, 19 September 2021. 
     
    Rudy pun mengapresiasi keberhasilan operasi intelijen yang dilakukan secara terukur. "Karena operasi intelijen ini mulus dan cukup baik, dilakukan penindakan ya, dilakukan penindakan tentunya dengan SOP yang berlaku," beber Rudy. 

    Selengkapnya, di sini.

    3. Jadi Korban Kekejaman KKB, Nakes Gerald Sokoy Masih Dicari

     Danrem 172/PWY Brigjen Izak Pangemanan memastikan pihaknya masih mencari satu lagi tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi salah satu korban kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Ia membantah nakes bernama Gerald Sokoy itu telah ditemukan di Kiwirok, Pegunungan Bintang.
     
    "Berita itu tidak benar atau hoaks dan aparat keamanan hingga kini masih melakukan pencarian terhadap Gerald yang terpencar dari rekan-rekannya saat berupaya menyelamatkan diri dari amukan KKB yang menyerang Kiwirok, Senin, 13 September 2021," jelas Izak Pangemanan, Minggu, 19 September 2021.
     
    Diakuinya, hingga hari ini  aparat keamanan masih melakukan pencarian namun belum ditemukan tanda-tanda keberadaan Gerald Sokoy.

    Selengkapnya, di sini.

    4. Mobil Bermuatan 8 Orang Tenggelam di Sungai Konaweha Sultra

    Basarnas Kendari menyatakan satu unit mobil yang mengangkut delapan orang mengalami musibah tenggelam di Sungai Konaweha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Lima orang berhasil dievakuasi dan tiga lainnya dalam pencarian.
     
    "Musibah terjadi saat kendaraan roda empat menyeberangi Sungai Konaweha menggunakan pincara, sarana angkutan penyeberangan kendaraan konvensional warga setempat sekitar pukul 11:50 WITA," demikian rilis Basarnas Kendari, Ahad, 19 September 2021.
     
    Disebutkan bahwa kendaraan yang membawa delapan orang itu tiba-tiba meluncur ke Sungai Konaweha saat pincara yang mengggunakan mesin penggerak tempel sudah melaju di pertengahan sungai. Musibah itu menyebabkan tiga orang penumpang hilang sedangkan lima orang lainnya dievakuasi selamat.

    Selengkapnya, di sini.

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id