Puluhan Rumah Retak Akibat Gempa Maluku Tengah

    Antara - 17 Juni 2021 09:20 WIB
    Puluhan Rumah Retak Akibat Gempa Maluku Tengah
    Gempabumi tektonik magnitudo 6.1 yang terjadi pada Rabu, (16/6) pukul 13:43 WIT di Teluk Teluti, Kabupaten Maluku Tengah menyebabkan puluhan rumah penduduk, dua tempat ibadah, serta talud penahan ombak mengamali kerusakan. (17/6) (Antara/daniel leonard)



    Ambon: Satuan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Maluku, melaporkan puluhan rumah penduduk dan dua rumah ibadah pada enam desa di Kecamatan Tehoru terdampak gempa bumi pada Rabu, 16 Juni 2021. 

    "Data ini didapat setelah Tim Reaksi Cepat BPBD melakukan pendataan di lapangan pascagempa tersebut," kata Kepala Pelaksana BPBD Maluku, Henri M. Far far di Ambon, Kamis, 17 Juni 2021. 

     



    Menurut dia, kerusakan rumah-rumah penduduk dan bangunan masjid serta gereja ini ditemukan di Desa Saunulu, Japuti, Tehoru, Haya, Pasalolu, serta Desa Mahu.

    Untuk Desa Saunulu, TRC BPBD Malteng mendata sedikitnya 11 unit rumah warga mengalami keretakan. Hal serupa juga terjadi di Desa Japuti sebanyak 15 unit rumah, Tehoru 25 unit, Haya 20 unit, Pasaloli enam unit, serta Desa Mahu 19 unit rumah.

    Sedangkan, prasarana umum yang mengalami kerusakan di antaranya berupa sebuah masjid, satu gereja, dan talud penahan ombak yang roboh sepanjang 15 meter.

    BPBD juga melaporkan gempa bumi ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa atau luka-luka dan pihak BMKG juga menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

    Baca: Gempa Maluku Rusak Talud dan Sempat Surutkan Air Laut

    Seperti diketahui, gempa bumi tektonik magnitudo 6,1 di Teluk Teluti (Pulau Seram) ini terjadi pada posisi 3.42 LS, 129.57 BT atau tepatnya di pantai pada jarak 69 Km arah tenggara Masohi, Ibu Kota Kabupaten Maluku Tengah pada kedalaman 19 Km.

    Getaran gempa dirasakan warga pada tiga kabupaten di Pulau Seram. Yakni Tehoru, Masohi, Wahai (Malteng), Bula (Kabupaten Seram Bagian Timur), Kairatu (Seram Bagian Barat), Pulau Saparua (Malteng) antara III-IV MMI, sedangkan di Pulau Ambon antara II-III MMI.

    (SYN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id