Ketua dan Anggota FPI Pekanbaru Tersangka Mengancam Kebebasan Berpendapat

    Siti Yona Hukmana - 26 November 2020 16:01 WIB
    Ketua dan Anggota FPI Pekanbaru  Tersangka Mengancam Kebebasan Berpendapat
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru Husni Thamrin dan anggota FPI Kota Pekanbaru M Nur Fajril ditangkap sekitar pukul 04.00 WIB pada Selasa, 24 November 2020. Dia dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan.

    "Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, penyidik menetapkan status tersangka dan menahan pelaku yang mengancam kebebasan berpendapat di muka umum," ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto saat dikonfirmasi, Kamis, 26 November 2020.

    Keduanya diduga terlibat pembubaran paksa Deklarasi 45 Elemen Organisasi Kemasyarakatan yang menolak kedatangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab ke Pekanbaru. Deklarasi itu berlangsung pada Senin, 23 November 2020.

    Sunarto mengatakan acara deklarasi itu mengantongi izin dari Satuan Tugas (Satgas) covid-19. Pemberian izin itu dibuktikan dengan surat tanda pemberitahuan kegiatan serta adanya pengamanan dari kepolisian.

    Baca: Pemilik Ponpes Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI Berpotensi Jadi Tersangka

    Husni dan Nur dikenakan Pasal 18 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dan/atau Pasal 335 ayat (1) KUHP. Pasal itu terkait orang yang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan menghalang-halangi hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

    "Ancamannya pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp4.500," ujar Sunarto.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id