Daerah Terdampak Potensi Erupsi Merapi Diminta Siapkan Skenario Terburuk

    Ahmad Mustaqim - 13 November 2020 13:16 WIB
    Daerah Terdampak Potensi Erupsi Merapi Diminta Siapkan Skenario Terburuk
    Ilustrasi--Gunung Merapi (Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah)
    Yogyakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menekankan pemerintah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengantisipasi risiko terburuk dampak potensi erupsi Merapi. Meskipun, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut potensi erupsi tak sebesar 2010 silam,

    "Hal penting yang perlu diingat adalah perlunya perencanaan yang matang, seperti persiapan mengaktivasi rencana kontingensi menjadi rencana operasi dengan skenario terburuk disesuaikan dengan informasi yang disampaikan oleh BPPTKG," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangan tertulis, Jumat, 13 November 2020. 

    Raditya mengatakan, lembaganya telah mengutus Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan, melakukan koordinasi antarrelawan menghadapi potensi bencana. Pihaknya mengapresiasi organisasi lintas relawan telah bersiap diri. 

    "Namun, kita tetap perlu menyiapkan sebuah perencanaan yang baik. Rencana kontingensi yang dimiliki harus siap diaktivasi menjadi rencana operasi," ujarnya.

    Baca: Gunung Merapi Bersatus Siaga, Candi Borobudur Ditutup Terpal

    Ia mengatakan, informasi perkembangan Gunung Merapi harus bersumber dari satu pintu  yaitu BPPTKG. Ia mengungkap, satu sumber informasi menjadi bagian menghindari simpang siur informasi atau hoaks agar tidak meresahkan masyarakat. 

    Salah satu perwakilan relawan dari Pasag Merapi, Sukiman, menyampaikan hingga kini warga Merapi masih mampu menangani secara mandiri. Dia meminta pemerintah pusat tak terburu-buru terjun langsung.

    "Tunggu hingga kami melambaikan tangan, memohon pertolongan, baru kemudian turun tangan," ujar Sukiman.

    Gunung Merapi berstatus siaga sejak 5 November, evakuasi kelompok rentan telah dilalukan. Yakni lansia, anak-anak, ibu hamil, hingga kelompok difabel. 

    Evakuasi warga dari beberapa dusun tersebut ditampung di tempat evakuasi sementara dan tempat evakuasi akhir. Pemerintah desa yang dibantu dengan  relawan memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga tersebut. 

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id