BIN Ajak Eks Napiter Upacara HUT RI

    Triawati Prihatsari - 17 Agustus 2020 15:26 WIB
    BIN Ajak Eks Napiter Upacara HUT RI
    Eks napiter ikuti Upacara HUT ke 75 RI di Balaikota Solo, Jateng.
    Solo: Badan Intelijen Negara (BIN) gencar melakukan tindakan deradikalisasi pada para mantan pelaku teroris. Salah satu upayanya mengikutsertakan mereka dalam Upacara HUT ke-75 RI. 

    Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto mengatakan cara agar menciptakan kembali sosok paling berbahaya menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan negara kesatuan Republik Indonesia.

    "Bersama dengan instansi negara lainnya, BIN bekerja keras untuk merehabilitasi eks napiter," kata Deputi Komunikasi dan Informasi BIN, Wawan Hari Purwanto, usai mengikuti Upacara HUT RI ke 75 di Balaikota Solo, Senin, 17 Agustus 2020.

    Seperti yang dilakukan Paimin seorang pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah yang terbukti memimpin sebuah kelompok beranggotakan delapan orang. Mereka berencana meracuni polisi di Polda Metro Jaya sebelum akhirnya ditangkap pada Oktober 2011 silam. 

    Akibat perbuatannya tersebut, Paimin harus menjalani hukuman penjara di Polda Metro Jaya, Mako Brimob, dan Lapas Klas II A Magelang selama 30 bulan sebelum bebas pada April 2014. 

    "Pemerintah berkomitmen untuk terus memerangi paham radikal dan terorisme. Karena paham itu semakin hari semakin berkembang," imbuhnya.

    Kini, kelompok teror mulai melibatkan anak-anak dan perempuan. Bahkan aksi teroris yang keji mulai menyasar pada pejabat negara seperti kejadian 2019 lalu saat eks Menko Polhukam Wiranto diserang.

    Sementara itu, eks Napiter yang ikut Upacara Bendera HUT RI di Solo, Priyatmo alias Mamo. Dia eks napiter yang menjalani hukuman lima tahun penjara atas kepemilikan senjata yang diselundupkan dari Filipina ke Indonesia melalui Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Timur, pada 2011. 

    "Meski memiliki latar belakang kasus terorisme dan kelompok yang berbeda, baik Paimin, Priyatmo dan eks napiter lainnya telah sama-sama kembali kepada pangkuan NKRI, serta mengambil kesempatan kedua yang dimiliki untuk menebus kesalahan masa lalunya," beber Wawan. 

    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id