18.454 Warga Purworejo Terima Bantuan dari Pemprov Jateng

    Bagus Aryo Wicaksono - 22 Mei 2020 14:44 WIB
    18.454 Warga Purworejo Terima Bantuan dari Pemprov Jateng
    Bupati Purworejo, Agus Bastian memberikan sembako pada warga peserta KPM di Kantor Pos Purworejo, Jumat, 22 Mei 2020. Medcom.id/ Bagus Aryo Wicaksono
    Purworejo: Pemkab Purworejo, Jawa Tengah, menyalurkan bantuan sembako dari Pemprov Jawa Tengah kepada 18.454 keluarga penerima manfaat (KPM) terdampak covid-19. Sembako yang diberikan berupa beras, minyak goreng, telur dan uang tunai Rp200 ribu.

    Bupati Purworejo, Agus Bastian, menuturkan di Purworejo terdapat kuota KPM mencapai 23.633 KK. Namun pada tahap pertama baru 18.454 KK yang memerima, sisanya akan menerima pada Juni.

    "Semoga bantuan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan bisa sedikit meringankan beban masyarakat ditengah pandemi covid-19 ini," ujar Bastian di Purworejo, Jumat, 22 Mei 2020.

    Baca: 86 Kasus Tambah Angka Positif Korona di Jabar

    Bastian mengatakan penyebaran covid-19 begitu cepat di seluruh dunia. Selain berdampak pada kesehatan covid-19 juga menimbulkan dampak luar biasa pada sektor perekonomian.

    "Oleh karena itu, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun pemerintah Kabupaten Purworejo telah mengucurkan dana bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid 19. Seperti PKH, BPNT/sembako, Sembako Covid 19, BST, BLT DD, BST APBD, termasuk sembako provinsi ini," jelas Bastian.

    Ia menegaskan jika semua bantuan yang diberikan tidak boleh terjadi duplikasi penerimaan. Pemerintah dalam melakukan pendataan sudah semaksimal mungkin untuk bisa mendata para warga yang terdampak.

    "Apabila masih ada warga yang terdampak belum mendapatkan bantuan dapat mendaftarkan diri ke pemerintah desa atau ke dinas sosial," ungkap Bastian.

    Sementara Kepala PT Pos Indonesia Purworejo, Bambang Purbo Kastono, mengungkapkan bahwa pihaknya dipercaya oleh Pemprov Jawa Tengah untuk menyalurkan bantuan sosial non tunai ini. "Dalam penyalurannya, unsur-unsur daerah diminta untuk terlibat dalam penyaluran bantuan ini," kata Bambang.

    Dia menjelaskan ada dua pola yang akan dilakukan untuk menyalurkan bantuan. Pertama dengan menggunakan pola penyaluran dari pintu ke pintu (door to door). Kedua dengan penyaluran melalui komunitas yang terdekat dengan penerima bantuan.

    "Bagi yang sakit dan jauh dari jangkauan kami akan antar ke rumah," pungkas Bambang.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id