Okupansi Hotel dan Mal di Sumsel Anjlok Hingga 90 Persen

    Gonti Hadi Wibowo - 11 April 2020 17:36 WIB
    Okupansi Hotel dan Mal di Sumsel Anjlok Hingga 90 Persen
    Suasana di salah satu hotel di Jepara nampak sepi. (Foto: Medcom.id/Rhobi Shani)
    Palembang: Okupansi hotel di Sumatra Selatan anjlok hingga 90 persen, terimbas covid-19. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel, mencatat sudah ada delapan hotel dan lima mal yang memutuskan untuk tutup sementara.

    “Jika masih tetap buka, biaya operasional mereka akan semakin membengkak,” kata Ketua PHRI Sumsel, Herlan Asfiudin, Sabtu, 11 April 2020.

    Disisi lain, Herlan memahami karyawan dari dua industri itu dirumahkan. Sebab jika tidak, para karyawan terancam pemutusan hubungan kerja (PHK).

    Baca juga: Pemkab Sleman Beri Pengurangan Pajak Hotel dan Restoran

    "Mudah-mudahan karyawan yang dirumahkan itu nantinya tidak berakhir dengan PHK,” imbuhnya.

    “Bagi hotel dan mal yang masih beroperasi, masih cukup potensial dalam sisi keuangan. Tetapi semua kebijakan dan konsekuensi itu kita serahkan kepada mereka,” jelasnya.

    Ia pun berharap agar pemerintah daerah menghapus sementara tagihan pajak hotel dan restoran sampai kondisi pulih dari pandemik virus korona. 

    “Jika tidak dihapus pajak hotel dan restoran, akan lebih banyak lagi hotel yang tutup dan PHK karyawan semakin banyak,” pungkasnya.

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id