Dua Penambang Emas di Mandailing Natal Meninggal di Pertambangan

    Antara - 10 Juni 2020 13:59 WIB
    Dua Penambang Emas di Mandailing Natal Meninggal di Pertambangan
    Ilustrasi petugas membawa jenazah penambang emas liar. ANTARA/BNPB
    Panyabungan: Dua orang penambang emas ilegal meninggal di dalam lubang tambang pada Selasa dini hari, 9 Juni 2020 di wilayah Gunung Panatapan, Desa Hutabargot, Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal, Sumatera Utara.

    Kapolsek Panyabungan, AKP Andi Gustawi Lubis, mengatakan berdasarkan penyelidikan sementara kedua korban meninggal akibat kekurangan oksigen di dalam lubang.

    "Mereka masuk ke dalam lubang tambang yang sudah lama ditinggal dan tidak produksi. Di dalam mereka menghirup gas di dalam tanah dan tidak ada oksigen. Sehingga mereka kehabisan tenaga. Mereka ditemukan sudah meninggal," kata Lubis saat dikonfirmasi, Rabu, 10 Juni 2020.

    Baca: Penerima Bantuan di Jabar Melonjak

    Kedua korban meninggal yaitu berinisial US, 25, dan JA, 40. Mereka berasal dari Provinsi Banten dan menetap di Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal.

    US saat ini bertempat tinggal di Desa Lumban Pasir Kecamatan Panyabungan, dan JA menetap di Jalan Masjid Istiqomah Kelurahan Sipolupolu.

    Keluarga korban semula tidak mengizinkan jenazah mereka divisum.
    Namun setelah diberikan penjelasan, korban pun akhirnya divisum dan hasilnya tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan.

    "Kedua korban sudah dimakamkan di TPU Banjar Kobun Kelurahan Panyabungan II Kecamatan Panyabungan," pungkas Andi.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id